|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Minut |
21 April 2008
|
|
Terkait isi rekaman
Hari Ini, Ribuan Massa Aksi Damai di Kantor Bupati
|
Jika tidak ada aral melintang, hari ini ribuan massa akan membanjiri Kantor Pemkab Minut. Massa dari berbagai penjuru Minut ini akan bergabung dalam aksi damai menuntut klarifikasi terkait beredarnya isi rekaman dugaan aksi lobi percepatan penonaktifan Bupati Vonnie Panam-bunan yang diduga melibatkan sejumlah pejabat Minut.
Sekretaris LSM Suara Mina-hasa Utara, Makalew Ronald kepada Komentar mengata-kan, aksi damai ini bukan bermaksud menggoyang pe-merintahan yang ada, melain-kan wujud keprihatinan ter-hadap kinerja oknum-oknum pejabat yang tidak pro-porsional.
“Pada intinya kami akan menuntut klarifikasi terbuka kepada sejumlah pejabat yang terlibat dalam isi rekaman yang kami duga terkait upaya mempercepat proses penon-aktifan Ibu Bupati Vonnie Pa-nambunan, juga meminta agar semua pihak meng-hormati proses hukum yang sedang dijalankan, jangan ada pejabat yang bermain dan terlibat dalam politik praktis yang bisa membangkitkan gejolak di masyarakat,” ung-kap Ronald.
Menariknya, selain meminta klarifikasi terbuka kepada se-jumlah pejabat yang terlibat, mereka juga akan mendesak agar oknum pejabat SS me-nyampaikan permohonan maaf terbuka di hadapan massa. “Bukan apa-apa, se-bab isi rekaman tersebut sangat kental dengan nuansa politis, makanya kami men-desak agar pejabat tersebut selain memberikan klarifikasi, juga menyampaikan permin-taan maaf secara terbuka ke-pada masyarakat, sebab be-nar tidaknya isi rekaman tersebut sudah meresahkan masyarakat,” ungkapnya.
Di sisi lain juga mereka akan mendesak agar DPRD Minut segera menindaklanjuti pem-bentukan panitia khusus untuk menyelidiki isi rekam-an pembicaraan yang sudah beredar luas di masyarakat. “Ini harus didudukkan pada porsi yang sebenarnya, ja-ngan sampai ada pembo-hongan publik oleh pihak-pihak yang terlibat dalam isi rekaman tersebut. Kami menghormati proses hukum yang sementara dijalani Ibu Bupati dan biarlah proses itu mengalir tanpa sentuhan-sen-tuhan oknum-oknum yang tak bertanggung jawab sam-pai penonaktifan Ibu Bupati dikeluarkan. Intinya kami tak mau ada pembohongan pub-lik dalam masalah ini,” pung-kas Ronald.(irv)
|
|