HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

22 April 2008

Soal UN di Sulut, Dijamin Tidak Bocor


Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA/SMK dan sederajatnya di Su-lut yang dimulai Selasa (22/04) ini, Kadis Diknas Sulut Drs Djouhari Kansil MPd me-negaskan, distribusi soal ujian ke seluruh kabupaten/kota, tidak perlu dikhawatirkan. Dia menjamin tidak terjadi ke-bocoran. Sebab, semua ke-amanannya sangat terjamin. 
“Untuk soal-soal ujian su-dah didistribusikan sesuai dengan prosedur yang telah kita rencanakan secara ma-tang. Di sini panitia ujian akan membagikannya ke selu-ruh kabupaten/kota dan akan sampai ke sekolah dengan pengawalan aparat kepolisian. Bahkan untuk mekanisme pengawasannya kita lakukan secara bersilang. Hal ini untuk menghindari adanya kebo-coran,” terangnya kepada war-tawan, kemarin (21/04).
Bahkan untuk lebih memper-ketat pengawasan, kata Kansil, tim independen, dalam pelak-sanaan UN, juga turut me-nyumbangkan tenaganya dengan melakukan peman-tauan secara langsung ke sekolah-sekolah. “Untuk pe-mantauan ini, tentunya tidak dapat masuk dalam kelas. Sebab, yang berhak hanya tim pengawas yang sudah ditetap-kan,” tukasnya.
Secara terpisah, Kapoltabes Manado Kombes Bambang Sugeng SH MH melalui Kabag Ops Kompol Sujarwoko SIK, juga menyatakan bahwa pi-haknya menurunkan anggota untuk mengamankan pelaksa-naan ujian nasional SMA dan SMK di Manado, yang dimulai hari ini sampai Kamis (24/04) mendatang.
Menurut Sujarwoko, sejum-lah personel sudah diturunkan untuk menjaga dan mengawal soal ujian agar tak bocor. Mulai dari pendistribusian soal hingga pengumpulan jawaban dari setiap sekolah untuk dibawa ke kantor Dinas Diknas guna diperiksa. Hanya saja ia tak membeberkan jumlah pasti personel yang dikerahkan. “Pokoknya cukup banyak petugas agar ujian berlangsung lancar dan aman,” katanya, kemarin. 
Ditambahkan Sujarwoko, keterlibatan polisi dalam pengamanan ujian sudah berlangsung setiap tahun dan selalu dikerahkan dalam jum-lah yang cukup besar. Dengan demikian peluang untuk terjadi kebocoran soal bisa dieliminir. Diperoleh kabar, Selasa (22/04) ini, Gubernur serta pejabat eksekutif lainnya, akan mela-kukan pantauan. Gubernur ke SMA Ebenhaezar, sementara Sekretaris Daerah Propinsi Sulut, Drs Robby Mamuaja akan melakukan pantauan ke Minahasa Utara, yang meliputi Sekolah Manado International School dan salah satu SMA negeri di Minut.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Ma-muaja mengatakan agar semua pihak dapat mengedepankan suasana kondusif, dengan demikian tidak akan meng-ganggu jalannya ujian. “Seba-gai masyarakat, kiranya kita dapat menciptakan suasana kondusif. Jangan sampai hal-hal yang tidak kita inginkan bersama, justru muncul pada saat pelaksanaan ujian dilak-sanakan,” tukasnya sembari meminta agar masyarakat, khususnya para orangtua murid memberikan keperca-yaan kepada pihak-pihak yang telah diberikan tanggung jawab untuk menjalankan UN. 
Ada pun dana pelaksanaan UN tahun 2008 ini, sepe-nuhnya ditanggung melalui penggunaan APBN sebesar Rp 4,5 miliar plus biaya APBD dari masing-masing kabupaten/kota untuk biaya operasional. “Jadi untuk ujian kali ini tidak ada biaya yang dibebankan. Siswa cukup belajar dan ikut ujian. Di mana untuk standar kelulusan saat ini adalah sebesar 5,25 untuk enam mata pelajaran,” ungkap Kadis Diknas Sulut, Djouhari Kan-sil.(eda/art)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin