HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

22 April 2008

Gong anti korupsi ditabuh, Kejagung janji action
Kejati dan Polda Sulut Welcome Demo ‘Anti Korupsi’ SABK


Rencana demonstrasi anti korupsi yang bakal digelar sejumlah elemen masyarakat Sulut yang tergabung dalam Solidaritas Aksi Berantas Korupsi (SABK), Selasa (22/04) hari ini, mendapat tang-gapan positif dari pihak Kejati dan Polda Sulut. Kedua lem-baga penegak hukum tersebut (Kajati dan Kapolda, red) me-nyatakan welcome terhadap demo SABK, sepanjang dila-kukan dengan aksi damai.
Kajati Sulut melalui Kasi Pen-kum dan Humas, Reinhard Tololiu SH, Senin (21/04) ke-marin mengatakan, aksi de-mo yang akan dilakukan SABK merupakan satu bentuk hal positif yang harus didukung oleh semua pihak. Apalagi jika tujuan utama aksi demo ter-sebut untuk memacu kinerja Kejati, Polda, dan Pengadilan Negeri Manado. 
“Pada prinsipnya Ibu Kajati welcome dengan SABK, se-panjang demo yang mereka lakukan tidak anarkis. Arti-nya, jika aspirasi yang disam-paikan lewat aksi demo terse-but disampaikan dengan santun dan sesuai aturan main yang berlaku, Ibu Kajati pasti akan menerimanya secara positif,” kata Tololiu.
Bagi Kejati Sulut, lanjut To-loliu, penyampaian aspirasi lewat aksi demo merupakan hal positif yang juga harus disikapi secara positif. Sebab bukan tidak mungkin aspirasi yang disampaikan bisa men-jadi bahan masukan atau menambah informasi bagi jajaran Kejati. “Bahkan bisa saja penyampaian aspirasi lewat aksi demo memotivasi jajaran Kejati untuk lebih memacu kinerja. Jadi pada prinsipnya Ibu Kajati welcome dengan aksi demo SABK,” pungkasnya.
Senada dikatakan Kapolda Sulut melalui Kabid Humas, AKBP Benny Bella. Menurut-nya, Polda Sulut mempersi-lakan SABK melaksanakan demo asalkan mengikuti atur-an yang berlaku. “Silakan saja mereka demo. Yang penting mereka berdemonstrasi seca-ra damai dan sesuai aturan yang ada,” kata Bella saat di-konfirmasi terpisah.
Dikatakan Bella, hingga saat ini Polda Sulut tetap memiliki concern dan tak pernah ken-dur dalam menindaklanjuti kasus korupsi. “Semua ka-sus-kasus korupsi sudah dilimpahkan ke kejaksaan, antara lain kasus makan-minum (MaMi) di Tomohon, penyimpangan pengadaan alat berat di Tomohon, kasus PDAM Bitung, dan juga kasus korupsi 19 legislator Talaud. Jadi tak benar kalau polisi hanya mendiamkan kasus korupsi,” kata Bella.
Dijelaskannya, kepolisian punya metode khusus dalam mengungkap dugaan kasus korupsi. Jadi jangan heran jika kepolisian sering tidak membeberkan ke publik kasus-kasus yang sedang ditangani. “Mereka yang mengkritik polisi karena tak tahu cara kerja polisi dalam menindaklanjuti kasus,” pungkasnya.
KEJAGUNG
Sementara dari Jakarta, Kejaksaan Agung yang sedang terkonsentrasi membersihkan internalnya, kini siap untuk action menindaklanjuti ka-sus-kasus korupsi. “Pokoknya insya Allah minggu ini atau paling lambat awal bulan Mei, kita sudah action,” kata Jam-pidsus Marwan Effendy di Kejagung, Senin (21/04).
Menurut Marwan, dirinya akan mengevaluasi kasus-kasus termasuk tingkat pe-nyelesaiannya hingga sejauh mana dan kendala-kendala yang dihadapi. “Ini yang kita perbaiki sambil membenahi fisik dan kita melanjutkan pe-nanganan perkara,” pungkas dia.(uly/art)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin