|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Tenggara |
22 April 2008
|
![]() |
Pernyataan Wakil Ketua Bidang Infokom DPD PD Mitra, Max Ogotan, yang terkesan menyudutkan Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Sulut, Syennie Watulangkow, terkait penetapan Pilkada Mitra, akhirnya menjadi bumerang bagi Ogotan sendiri. Sebab pihak pengurus DPD PD Sulut, langsung bersuara lantang me-warning kenekatan Ogotan tersebut.
Mereka mengancam apabila hal ini kembali dilakukan Ogo-tan, maka pihak DPD PD Su-lut, tak segan-segan mengam-bil tindakan tegas organisasi.
Menurut Wakil Ketua Bi-dang Pemuda dan Kominfo, Hardie Togas, apa yang dila-kukan Ogotan merupkan tin-dakan tendensius dan tidak mencerminkan loyalitas ter-hadap pengurus dan organi-sasi. Alasannya, objek persoa-lan yang diangkat pada prin-sipnya belum pernah di ke-mukakan Ketua DPD PD Sulut. Togas mengharapkan supaya persoalan ini tidak terulang kembali, sebab pihak DPD PD Sulut tak segan-segan mengam-bil tindakan organisasi.
Di tempat terpisah Wakil Ke-tua OKK DPD PD Sulut, Jhon Dumais, mengharapkan su-paya kader-kader Demokrat harus memahami aturan in-ternal dan otoritas ketua par-tai. Personel paling vokal di DPD Kota Bitung ini meng-harapkan, supaya persoalan-persoalan internal harus di-koordinasi langsung dengan pengurus partai.(ran)
|
|