|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Pendidikan dan Budaya |
22 April 2008
|
|
Jangan terpengaruh isu soal bocor
Kansil: Siswa Harus PD Hadapi UN
|
Sudah menjadi kebiasaan, menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN), muncul isu mengenai bocornya soal yang kemudian dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan. Terkait hal tersebut, Kadis Diknas Sulut, Drs Djouhari Kansil, Senin (21/04) kembali menegaskan agar siswa berhati-hati dan tidak perkara dengan kabar bahwa ada soal yang beredar.
“Siswa harus waspada jika ada lembaran ‘soal’ yang beredar. Itu hanya ulah orang yang ingin mencari keuntungan saja. Jadi kuncinya siswa harus Percaya Diri (PD), dengan apa yang su-dah dipelajari selama ini baik di sekolah maupun di rumah,” tegas Kansil kepada Komentar.
Diknas Sulut lanjutnya, juga menjamin kerahasiaan soal UN. “Diknas menjamin tidak ada kebocoran soal. Dalam pendis-tribusiannya ke setiap kabupa-ten/kota mendapat pengawalan ketat dari polisi,” katanya seraya mengucapkan terima kasih atas bantuan pengamanan dari Pol-da Sulut.
Hal terpenting juga menurut mantan Kepala Badan Diklat Sulut ini adalah agar siswa mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk mengikuti UN hari ini. “Fokus saja ke per-siapan besok (hari ini, red). Jaga kesehatan, itu penting agar ti-dak sakit,” tandasnya.
Pelaksanaan UN hari perta-ma, menurut Kansil akan di-tinjau oleh Gubernur Sulut, Drs SH Sarundajang. “Besok, kita akan meninjau pelaksanaan UN hari pertama di SMA Eben Hae-zer kemudian ke SMKN 3 Ma-nado,” imbuhnya.
Sementara secara terpisah, pe-ngamat pendidikan Dr Tommy Palapa menyatakan bahwa da-lam mempersiapkan siswa, du-kungan semua pihak sangat dibutuhkan. Baik orangtua, gu-ru, dinas terkait dan masyara-kat. “Apalagi dengan naiknya standar kelulusan menjadi 5,25. Tentu saja hal ini harus menjadi perhatian semua pihak,” katanya.
Menurut dia, kenaikan stan-dar kelulusan ini tidak dipung-kiri juga turut berdampak pada psikologis siswa. “Untuk itulah diperlukan peran dan dukung-an orangtua juga sekolah untuk mempersiapkan siswa,” imbuh-nya.
Palapa juga berharap agar capaian nilai UN tahun lalu dapat ditingkatkan bahkan di-pertahankan. “Dalam pelaksa-naan pun, penyelenggara ha-rus meningkatkan pengawas-an. Kita tentunya sangat ber-harap agar Sulut dapat kembali mencapai prestasi memuaskan dalam UN ini,” tandasnya.
Pelaksanaan UN untuk SMA/SMK ini akan berlangsung se-lama tiga hari hingga Kamis 24 April mendatang dan ujian su-sulan pada 28-30 April. Sedang-kan hasil UN dijadwalkan akan diumumkan pada 14 Juni men-datang.(vic)
|
|