|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Bolmong,
Kotamobagu, Bolmut |
23 April 2008
|
|
Distanak rancang strategi tingkatkan surplus
Beras Bolmong Mampu Beri Makan Warga Sulut
|
Meskipun produksi beras Bolmong selalu surplus setiap tahun, namun upaya untuk meningkatkannya terus diga-lakkan. Sebut misalnya, surplus beras tahun lalu mencapai 74 ribu ton, tapi tahun ini ditargetkan naik menjadi 108 ri-bu ton lebih. Dengan begitu, peningkatan surplus beras daerah ini diharapkan dapat mengimbangi laju pertumbuhan penduduk di daerah lain di Sulut, sehingga mampu pula memberi makan seluruh warga Nyiur Melambai.
Asumsi itu tak berlebihan, karena target tahunan yang patok selalu tercapai. Bahkan untuk tahun 2008 ini, meng-ingat target peningkatan sur-plus naik hampir 50 persen di-banding capaian tahun se-belumnya, maka Dinas Per-tanian dan Peternakan meran-cang enam strategi khusus yang sudah mulai diterapkan sejak awal tahun.
Kadistanak Bolmong, Ir Hj Channy Wayong didampingi Kasubdin Bina Produksi Ta-naman Pangan, Ketut Merta menyampaikan, keenam stra-tegi tersebut adalah pening-katan produktivitas melalui pola sekolah lapang pengelo-laan tanaman terpadu, perlua-san areal tanam, optimalisasi pemanfaatan lahan dan pem-berdayaan petani atau kelom-pok penangkar benih. Berikut, pengamanan produksi hingga perbaikan infrastruktur perta-nian seperti perbaikan jalan usaha tani dan merehab jari-ngan irigasi.
“Dengan enam langkah itu, maka luas tanam tahun ini ditargetkan mencapai 61.542 hektar, sedangkan luas panen 53.109 hektar. Dengan rata-rata produktivitas 51,83 ton GKG (gabah kering giling) per hektar, maka totalnya adalah 270.587 ton GKG. Atau setara dengan 151.534 ton beras. Adapun total konsumsi adalah 43.219 ton, dengan asumsi jumlah penduduk Bolmong 317.325 dan setiap orang mengonsumsi 136,2 Kg per tahun. Sehinga surplus yang diharapkan akan dicapai dalam tahun ini adalah 108.314 ton,” papar Wayong.
Dikatakan, surplus yang berlebihan ini diharapkan mampu menutupi kekurangan stok beras di Sulut, apabila produksi beras di Kabupaten Minahasa masih kurang. “Ka-mi sendiri optimis, beras Bol-mong mampu memberi makan seluruh rakat Sulut, apabila surplus terus meningkat setiap tahun,” tambahnya.
Sebelumnya dirilis Komentar dua pekan lalu, untuk produksi selama tiga bulan pertama di tahun 2008, produksi beras mecnapai 38.811 ton, dengan total konsumsi 10.806 ton, sehingga selama bulan Ja-nuari-Maret terjadi surplus sampai 28.005 ton.
AKSI BORONG
Di sisi lain, peningkatan sur-plus beras dari daerah ini te-lah menimbulkan kekhawati-ran terjadinya aksi borong beras dari daerah ini. Meng-ingat tahun ini pemerintah pusat melegalkan ekspor beras ke luar negeri. “Pemerintah harus mewaspadainya. Biar-lah produksi beras Bolmong dikonsumsi oleh rakyat Sulut dulu,” kata Ketua LSM Surya Madani, Salim Landjar dan Ketua LSM Insan Totabuan, Sehan Ambaru.(tus)
|
|