|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Mimbar dan Keagamaan |
23 April 2008
|
|
Soal aksi demo warga Minut tolak Plt Bupati
Tokoh Agama: Serahkan pada Pengasihan Tuhan
|
Menyikapi aksi demo masya-rakat Minut yang menolak Wa-kil Bupati Minahasa Utara (Mi-nut), Drs Sompie Singal MBA, menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Minut, sejak Senin (21/04) kemarin, tokoh agama di Sulut meminta pada masyara-kat untuk tenang dan meminta segala persoalan pada penga-sihan Tuhan.
Seperti yang dikatakan Pdt Yannie Legoh, Selasa (22/04), negara kita adalah negara hu-kum maka biarlah pemerintah sebagai wakil Allah untuk me-nyelesaikannya dengan arif dan bijaksana. “Jangan kita terpan-cing dengan masalah ini lalu kerukunan hidup akan terpecah-pecah,” katanya.
Di sisi lain dia juga meminta pada masyarakat sekiranya melihat semua ini dari sisi iman Kristiani. “Jangan kita terhasut untuk melakukan tindakan yang tidak terpuji. Karena itulah sebaiknya kita serahkan semuanya pada Tu-han,” tambahnya.
Ketua Pucuk Pimpinan KGPM, Pdt Teddy Batasina STh, meng-atakan aspirasi politik masya-rakat merupakan sebuah ke-wajaran asalkan dalam koridor aturan yang berlaku. “Di era demokrasi kebebasan dalam menyampaikan pendapat ha-rus dihargai, namun setiap as-pirasi harus bermoral dan ber-martabat. Paling tidak kita me-miliki kesadaran bersama da-lam membangun komunikasi yang aspiratif,” katanya.
Sehubungan dengan maslah Bupati Minut, menurutnya ma-salah ini harus dilihat dalam bingkai aturan. Dan sebagai umat Kristiani sekiranya masa-lah ini harus dilihat sesuai iman umat Kristiani, jangan bertin-dak diluar aturan yang ada.(lex)
|
|