|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Tenggara |
24 April 2008
|
|
Pengelolaan Keuangan
Sekretariat DPRD Mitra Perlu Diaudit
|
Kinerja Sekretariat DPRD Mitra menurut sejumlah elemen warga Mitra perlu dievaluasi lagi. Menurut Ketua Gemma Mitra Viddy Ngantung dan tokoh generasi muda Ratahan Habel Sirenden, ini dikarenakan sejumlah program pengelolaan keuangan daerah yang tertata dalam pos anggaran belanja di Sekretariat DPRD Mitra terkesan amburadul dan perlu diaudit.
“Ini perlu dilakukan demi ter-ciptanya transparansi pengelo-laan keuangan sebagaimana yang tertata dalam buku APBD Mitra,” tandas Ngantung.
Menariknya, kegerahan ak-tivis Mitra ini turut pula dira-sakan kalangan Legislator Mi-tra yang kepada koran ini me-minta namanya disimpan. Di-katakan mereka, seperti kiner-ja Sekretaris Dewan Drs FH Mokorimban dinilai layak di-evaluasi. “Bagaimana mungkin ada proyek pengerjaan internal dewan ditangani Mokorimban sendiri. Harusnya ini harus transparan bukanya dikerja-kan diam-diam tanpa dilaku-kan tender,” tegas seorang le-gislator dan diamini rekannya.
Tak hanya itu, sejumlah ta-gihan-tagihan kepada pihak ketiga yang kini banyak sudah lewat waktu terkesan sengaja diperlambat Moko-rimban. Tak hanya itu, hal lain yang dipandang penting untuk diaudit yakni laporan penggunaan anggaran untuk pos perjalanan dinas, penga-daan seragam para legislator, dan kesejahteraan lainnya, termasuk pengadaan ATK alat tulis kantor.
Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Mitra Andris Palar Ma-noppo SE kepada sejumlah wartawan mengatakan, ter-kait pengelolaan keuangan DPRD Mitra sepenuhnya di-atur oleh sekretariat dalam hal ini Sekretaris Dewan se-laku kepala SKPD. “Jadi ta-nyakan saja kepada Sekwan pos-pos mana yang dinilai ti-dak transparan,” ungkap Ma-noppo.(dax)
|
|