|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Tenggara |
25 April 2008
|
|
Dewan Minta Pengawasan Kontraktor Diperketat
|
Personel DPRD Mitra, Hendrik Meydi Uguy ST dan John Sahe menegaskan, proyek yang dilaksanakan oleh Dinas PU dan kontraktor, mesti diawasi lebih ketat untuk men-dapatkan hasil maksimal.
Dikatakannya, banyak con-toh yang kini menjadi per-soalan baru, di mana sejum-lah pekerjaan proyek baik jalan, drainase dan tanggul dinilainya banyak yang me-nyalahi aturan atau bestek yang ditetapkan.
Uguy mencontohkan, talud yang berada di Desa Ranoke-tang, Kecamatan Touluaan yang baru saja diperbaiki kini telah ambruk dan jatuh, “Padahal anggaran yang digu-nakan bukan sedikit,” imbuh Uguy
Selain itu John Sahe salah satu tokoh masyarakat senior sekaligus putra Touluaan ini menyesalkan tingkah laku dari kontraktor khususnya proyek yang datang dari Pro-pinsi. Para kontraktor ter-sebut tidak mencantumkan volume kerja maupun jumlah anggaran dalam papan nama yang dipasang.
“Bagaimana kita sebagai warga masyarakat mau mem-bantu mengawasi jalannya proyek, sedangkan nama dan volume kerja di papan terse-but tidak dicantumkan. Mau tahu dari mana jumlah volu-me kerjanya?” ujar Sahe.
Menariknya, kini sejumlah kontraktor yang mengerjakan proyek di Mitra malah ikut-ikutan tidak mencantumkan jumlah volume kerja terse-but.(dax)
|
|