|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Kota Manado dan Sekitarnya
|
26 April 2008
|
Pol PP Tertibkan Pengemis Jalan Samrat
Manado-Demi ketertiban umum, Polisi Pamong Praja (Pol PP) Dinas Ketertiban Umum Pemkot Manado, terus melaku-kan penertiban sekaligus pe-nataan terhadap pedagang atau pun warga yang berada di wilayah terlarang.
Buktinya, penertiban ini di-lakukan terhadap para penge-mis yang sering menempati wi-layah kawasan Jalan Samrat, tepatnya di lokasi seputaran pertokoan Jumbo dan Peng-adilan Negeri. Menurut Ferry Manua, Kasubdin Tata Lak-sana Distibum, hal ini dilaku-kan sesuai dengan perda ke-tertiban umum. Di mana wila-yah tersebut banyak ditem-pati pengemis.
“Ada sejumlah pengemis yang jadi target penertiban. Namun kemarin baru me-nangkap dua orang pengemis. Dan saat ini mereka sudah diserahkan ke Disnas Kese-jahteraan Sosial (Diskessos) selanjutnya akan dilakukan penanganan lebih lanjut,” terang Manua. (25/04).
Sementara itu dalam pe-nertiban kemarin, Pol PP juga melakukan mengamankan warga ataupun pedagang yang berjualan di areal publik. Seperti gerobak jualan yang ada di jalur Boulevard dan jalan Samrat, tukang-tukang sol sepatu di pusat Kota 45 dan para penjual minyak tanah di pinggiran jalan La-pangan Kampung Ternate. “Semua barang-barang yang di tertibkan akan langsung dimusnahkan, mengingat me-reka sudah beberapa kali ditegur atau diberikan pe-ringatan,” ujar Manua.(bly)
Belanja di IT Center, Pulang Bawa HP
Manado-Menyambut the 1st Anniversary of IT Center bulan September 2008, sudah begitu banyak persiapan oleh tim IT Center untuk memberikan berbagai kejutan yang bisa dinikmati seluruh pengunjung setia IT Center.
Diakhir bulan April hingga awal Mei IT Center bagi-bagi HP, setiap hari akan ada pe-ngunjung yang beruntung mendapatkan satu unit HP dengan cara yang sangat mu-dah. Cukup dengan menukar-kan nota belanja di Lantai 3 IT Center dengan mengisi identi-tas dan pada malam harinya setiap pukul 18.45 WITA proses pengumpulan kupon belanja akan ditutup dan pukul 19.00 WITA pengundian akan dila-kukan untuk mendapatkan pemenang satu unit HP bagi pe-ngunjung yang beruntung.
“Untuk itu kami mengha-rapkan bagi pengunjung yang sudah berbelanja dan menu-karkan kuponnya agar dapat standby pada malam hari te-patnya pada pukul 19.00 WITA dapat menunggu siapa yang beruntung mendapat-kan kejutan tersebut sebab jika peserta yang terundi dan tidak berada ditempat, maka akan hangus dan akan diundi kembali sehingga mendapat-kan pemenang yaitu pengun-jung yang ada pada saat pengundian berlangsung.
Dengan mekanisme yang sangat mudah jangan sia-siakan kesempatan ini. Manjo ba’blanja di IT Center kong pulang dapa HaPe.(bly)
Pengadaan Motor Dinas Lurah Bermasalah
Manado-Pengadaan motor dinas untuk para lurah pada masa pemerintahan Walikota Manado, Wempie Frederik sampai saat ini ternyata ma-sih meninggalkan banyak ma-salah. Pasalnya, masih ada mantan lurah yang menahan motor dinas tersebut.
Hal ini dikatakan Camat Tikala, Fery Soentanto, Jumat (25/04) kemarin. Ia menga-takan sesuai dengan peratur-an yang ada, motor dinas ini memang diperuntukkan bagi para lurah, tetapi bagi mereka yang sudah habis masa ja-batannya, harus menyerah-kannya kepada lurah terpilih (baru). Tetapi, kenyataanya masih ada oknum lurah yang tidak mengembalikan motor dinas tersebut.
“Pengadaan sarana trans-portasi ini jelas-jelas untuk memperlancar tugas para lurah, bukan untuk dimiliki menjadi barang milik pri-badi. Harusnya semua fasi-litas yang telah disediakan pemerintah bisa dijaga dan dirawat,” ujarnya sembari menambahkan, jangan sam-pai terulang seperti di Ke-luarahan Malendeng, di mana, motor dinas dikem-balikan dalam keadaan tak layak pakai alias rusak berat.(aan)
Kesadaran Warga Dipertanyakan
Manado-Meskipun pena-taan kota terus dilakukan Pemkot Manado, namun se-jumlah fasilitas pendukung ti-dak terjaga dengan baik. Buk-tinya, pot bunga yang ada di kawasan jalan Sam Ratulangi hancur berantakan.
Terpantau harian ini, pot bunga tersebut terbiar dan hancur berantakan tanpa ada upaya untuk dilakukan per-baikan. Padahal fasilitas pot bunga tersebut belum lama ini dibuat untuk mendukung penataan kota.
Hal ini tentunya dapat men-datangkan sorotan warga, mengingat fasilitas pendu-kung tersebut dibuat dengan anggaran yang tidak sedikit. “So susah-susah beking mar cuma se hancur begitu saja. Seharusnya dijaga dan dira-wat,” sorot seorang warga.
Hancurnya pot bunga terse-but dapat mengganggu pe-mandangan mengingat ke-beradaan fasilitas pot bunga tersebut berada di jalur yang banyak dilalui warga.(bly)
Supit: Optimalkan Pelaksanaan Otonomi Daerah
Kerja keras dan kebersama-an merupakan bukti komit-men untuk semakin memak-nai otonomi daerah (otda) sebagai pintu gerbang menuju cita-cita negara Indonesia ke arah yang lebih baik.
Hal tersebut dikatakan Asis-ten I Bidang Pemerintahan, Drs Jantje Supit membacakan sam-butan Walikota Manado pada Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) otda yang XII tahun 2008, di Lapangan Spar-ta Tikala, Jumat (25/04).
Lebih lanjut Supit mengata-kan, untuk lebih mengoptimal-kan pelaksanaan otonomi dae-rah, pemerintah telah menge-luarkan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintah daerah, propinsi dan pemerin-tah daerah kabupaten, agar sinergitas roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik.
Dan menindaklanjuti aturan tersebut, pemerintah Kota Ma-nado bersama DPRD Kota Ma-nado sedang membahas ranper-da tentang urusan wajib dan pi-lihan yang menjadi kewenangan pemerintah Kota Manado. Ini merupakan bukti eksistensi semangat desentralisasi dalam pelaksanaan otonomi daerah Kota Manado, yang juga men-jadi salah satu indikator good governance, yang ditandai de-ngan adanya kejelasan pemba-gian tugas dan wewenang antar tingkat pemerintah.(aan)
BPKP-Pers Jalin Kemitraan
MANADO-Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulut, Jumat (25/04) kemarin men-datangi Harian Komentar. Ke-datangan Kepala Perwakilan (Kaper) BPKP Sulut, Bambang Utoyo didampingi sejumlah stafnya, Kepala Bidang In-stansi Pengelolaan Pusat Fa-dhli Nasri, Kepala Bidang Akuntan Negara Josef Kolom-poy, Kepala Bidang Akunta-bilitas Pemerintah Daerah To-ngam Pribadi, Kepala Bidang Investigasi Muhaemin, Kepala Bidang Tata Usaha/Kepala Sekretariat Humas Hengky Ma-paly dan Sekretaris Humas Fah-mi Kurniawan yang disambut Redpel Komentar, Marselino Palilingan bersama redaktur senior Jeffry Pay dan Sekretaris Redaksi, Rachel Moningka, semata-mata menjalin kemi-traan dengan pers.
“Pers punya peran penting da-lam pembangunan ini. Karena itu, apa dan bagaimana peran BPKP selama ini akan kami sosialisasikan dengan mengun-jungi sejumlah media massa dan radio di Sulut, termasuk koran Komentar,” ujar Kaper BPKP Sulut, Bambang Utoyo mengawali pembicaraan.
Malahan Bambang Utoyo menyerahkan sejumlah buku panduan terkait ruang lingkup tugas BPKP yang lebih sifatnya preventif. “Tugas BPKP tidak lagi represif, karena hanya mengaudit laporan keuangan di daerah. Itu pun kalau di-minta pemerintah daerah untuk memeriksa APBD,” jelas Bambang.
Suasana keakraban semakin tercipta manakala terjadi dia-log terkait peran BPKP dalam penanganan kasus korupsi. Menurut Bambang, penyim-pangan keuangan bisa dieli-minir jika SDM yang dipakai dalam penyusunan laporan keuangan daerah memahami aturan Permendagri No 13/2006 tentang Pedoman Pe-ngelolaan Keuangan Daerah.(**)
|
|