|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Bitung dan Sekitarnya |
26 April 2008
|
|
|
Warga Tolak Bantuan
Peralatan Pakan Ternak
|
Bantuan peralatan pengolahan pakan ternak, belakangan dipermasalahkan. Pasalnya, peralatan yang disalurkan Depar-temen Perindustrian RI melalui Disperindag Bitung dinilai tidak sesuai sebagaimana yang diharapkan warga.
Seperti yang dialami warga Girian yang tergabung dalam Kelompok Usaha Maju Ber-sama (KUMB) terpaksa harus menolak bantuan peralatan tersebut. “Kami terpaksa ha-rus menolak bantuan peralat-an pakan ternak ini sebab be-lum sesuai yang sudah diang-garkan sebesar Rp 1,4 miliar. Peralatan-peralatan yang su-dah ada ini kalau kami hitung-hitung harganya hanya ber-kisar Rp 350 juta saja,” ung-kap Freds Pangalila Ketua KUMB Girian, kepada sejum-lah wartawan yang menda-tangi lokasi tempat penitipan peralatan itu di Kelurahan Girian Atas.
Sebab, lanjutnya, sejak awal pihaknya sudah dijanjikan ba-kal menerima bantuan sebe-sar itu yakni berupa peralatan dan semacam modal kerja ser-ta dana untuk dibangunnya tempat pengolahan. Sejumlah warga yang juga anggota KUMB mempertanyakan be-saran bantuan yang dikirim-kan Gozali dari CV Fadhel Tek-nik Bogor tersebut kepada Disperindag Bitung dengan contact person Andre Kadinas.
“Kalau memang bantuan ini tidak sesuai dari apa yang di-anggarkan, ini menjadi per-soalan dan perlu kejelasan agar tidak merembet pada per-soalan hukum,” kata Jacky Sumampouw SH yang juga Ketua LSM Pisok.
Kadis Perindag Bitung, Adri Mewengkang SE MBA saat di-konfirmasi mengatakan, pi-haknya sendiri kaget bantuan peralatan pakan ternak itu mendapat komplain dan pe-nolakan dari warga sendiri. “Memang bantuannya hanya berupa peralatan bukan be-rupa uang, sebab ini sesuai dengan Memorandum of Un-derstanding (MoU) yang sudah ditandatangani pak Walikota Bitung bersama Depertemen Perindustrian, pelaksana-annya di Jakarta bahkan ten-dernya pun dilaksanakan di pusat,” terang Mewengkang.
Begitu pula saat ditanyai be-saran untuk bantuan itu da-lam rupiah, menurut Meweng-kang, dirinya tidak tahu persis kisaran rupiah bantuan terse-but sebab Disperindag hanya memfasilitasinya dan kalau KUMB menolak tentu saja bantuan tersebut akan dise-rahkan ke tempat lain.
“Tidak ada bantuan sebesar Rp 1,4 M. Kalau besarannya sekitar 350 juta saya kira me-mang seperti itu sebagaimana yang kami dengar dari pusat dan dari awal KUMB tahu kalau ini adalah bantuan per-alatan pakan ternak. Kalu KUMB tidak mau terima ban-tuan tersebut akan diserah-kan ke yang lain,” pungkas-nya.(ipa)
|
|