|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
28 April 2008
|
|
BPKP Sulut temukan ada mark-up
Polda Siap Buka Kembali Blazer-gate
|
Polda Sulut menyatakan siap membuka kembali peng-usutan dugaan mark-up peng-adaan mobnas Blazer DPRD Sulut (Blazer-gate), yang su-dah di-SP3-kan. Ini dilaku-kan jika ditemukan bukti-bukti baru yang menguatkan dugaan mark-up tersebut. Ke-siapan ini diungkapkan Kabid Humas Polda Sulut, AKBP Benny Bella, saat ditanya soal adanya temuan dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwa-kilan Sulut, bahwa terdapat mark-up hampir Rp 1 miliar dalam pengadaan mobnas para wakil rakyat tingkat propinsi.
“Kami siap membuka kem-bali jika kemudian hari dite-mukan bukti-bukti baru (no-vum),” kata Bella, Minggu (27/04), saat dihubungi via te-lepon. “Segala kebijakan ter-kait dikeluarkannya SP-3 bu-kan berarti ditutup atau tak bisa diteruskan penyidikan-nya. Penyidikan bisa dilaku-kan kembali jika ada bukti-bukti baru lagi,” imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan, Kepala BPKP perwakilan Sulut Bambang Utoyo mengatakan, instansinya diminta meng-audit atas permintaan penyi-dik dalam beberapa kasus di Sulut. Menariknya, ia me-nyinggung bahwa BPKP me-nemukan mark-up hampir satu miliar rupiah saat meng-audit pengadaan mobnas Blazer DPRD Sulut. Hal ini disampaikannya saat bertan-dang ke dapur Komentar Ju-mat (25/04) lalu.
Pihak BPKP juga menemu-kan telah terjadi penyim-pangan keuangan di wilayah kerjanya (Sulut dan Goron-talo) senilai Rp 55,6 miliar selang lima tahun terakhir. Bahkan dari hasil investigasi pihaknya, telah terjadi ke-rugian uang negara senilai Rp 33,4 miliar.(art)
|
|