|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Bitung dan Sekitarnya |
28 April 2008
|
|
|
Bitung
Bakal Dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus
|
Potensi perikanan serta infrastruktur pembangunan yang mendukung, membuat Kota Bitung bakal menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Ini terungkap dalam workshop KEK, Sabtu (26/04) pekan lalu di Balai Pertemuan Umum (BPU) Pemkot Bitung yang dibuka langsung Gubernur Sulut Drs Sinyo H Sarundajang.
Menurut Sarundajang, saat ini pemerintah pusat sedang berdiskusi untuk membicarakan bagaimana mempercepat penetapan Bitung menjadi KEK yang sejak lama diperjuangkan pemerintah dan masyarakat Bitung, apalagi potensi dan posisi Bitung sangat baik untuk KEK.
“Persyaratannya memang banyak tapi bagaimana kita memenuhi persyaratan atau kriteria yang sudah dapat dilakukan sebab ada masalah spesifik dan saya berpikir pemerintah cukup arif dalam menetapkan sehingga begitu ditetapkan akan menarik para stake holder di antaranya pengusaha dan juga pemerintah,” papar Sarundajang didampingi Walikota Bitung Hanny Sondakh. “Untuk fasilitas sudah banyak dimana Pelabuhan Bitung sudah menjadi pelabuhan peti kemas dan akan ada pelebaran lagi. Pokoknya fasilitas untuk KEK sudah ada cuma akan ada pertimbangan khusus bagi pengusaha,” tegasnya sembari menambahkan pemerintah juga memangkas berbagai aturan-aturan yang memperlambat perizinan, pungli bahkan korupsi sehingga pengusaha nyaman berinvestasi di sini (Bitung). “Dengan Bitung menjadi Kawasan Ekonomi Khusus berarti ada perlakukan khusus begitu juga dengan pengusaha. Untuk lahannya berasal dari pemerintah kota. Namun jika pengusaha juga mau akan difasilitasi,” tandasnya.
Dalam workshop tersebut sebagai keynote speech Dr Bambang Susantono, (Deputi Urusan Penataan Ruang dan Pengembangan Wilayah Menko Perekonomian dan Sekretaris Timnas KEK). Para panelis yang tampil, Dr Lucky Eko Wuryanto (Deputi bidang pengembangan iklim penanaman modal BKPM), Dr Raksaka Mahi (Staf Khusus Menko Perekonomian), Budi Santoso (Sekretaris Dirjen Perdagangan Luar Negeri Departemen Perdagangan), Dr Agus Wahyudi (Departemen Perindustrian), Dr Noldy Tuerah (Kapet Sulut) dan Anton Supit (pelaku usaha).
Workshop dipandu Asisten II Pemprop Sulut Marietha Kuntag dihadiri Walikota Bitung Hanny Sondakh, Bapenas, pejabat teras di Pemkot Bitung, Pemkab Minahasa, Pemkab Mitra, Kepala Bapedda Lucky Londong, Kadis Perindag Gemmy Kawatu, Kadis Perikanan dan Kelautan Xandramaya Lalu dan Kadis Pariwisata Edwin Silangen, para pakar ekonomi serta pelaku usaha. dan wartawan.
Walikota Hanny Sondakh sangat merespon positif dan akan memberi kemudahan bagi investor yang datang ke Bitung. “Selain itu Bitung sudah memiliki kantor pelayanan satu atap yang juga merupakan salah satu syarat KEK,” ungkap Sondakh.(ipa)
|
|