|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Induk |
28 April 2008
|
|
3 Kawasan di Minahasa Jadi Lokasi Pertanian
|
Salah satu penggerak utama yang merupakan prioritas pembangunan Kabupaten Minahasa adalah pertanian. Di sektor pertanian ini, Pemkab Minahasa membagi lokasi menjadi tiga kawasan yakni Kawasan Agropolitan Pakakaan, Kawasan Timur Minahasa dan Kawasan Barat Minahasa.
“Tiga lokasi ini merupakan sentra pertanian. Untuk Ka-wasan Agropolitan Pakakaan meliputi wilayah Kecamatan Tompaso, Kakas, Kawang-koan dan Langowan dengan luas kawasan kurang lebih 307,65 kilometer persegi,” jelas Kadis Infokom Kabupa-ten Minahasa, Glady Kawatu SH MSi.
Agribisnis yang dikem-bangkan, lanjut Kawatu, ada-lah tanaman pangan dan horti-kultura seperti budidaya padi, kacang tanah dan jagung serta sayuran organik, peternakan, cold storage dan ice factory, agrowisata Wawona-Lengkoan dan agroindustri.
“Nah, dalam rangka moder-nisasi pertanian, pemkab telah menyiapkan silo dryer. Dan Kawasan Timur Minahasa, meliputi Kecamatan Kombi, Lembean Timur dan Langowan Selatan. Fokusnya adalah pe-ngembangan produktivitas ko-moditas perkebunan cengkih serta pengembangan tanaman jarak pagar. Sedang Kawasan Barat Minahasa meliputi Keca-matan Tombariri, Tombulu, Pineleng dan Sonder. Prioritas-nya adalah pengembangan dan optimalisasi produktivitas kelapa, di samping tanaman cengkih dan potensi perika-nan,” jelas Kawatu.
Menurutnya, hal-hal tersebut merupakan prioritas yang akan ditindaklanjuti pada 2009 men-datang.
“Konsep pembangunan sek-tor pertanian ini diarahkan pa-da perwilayahan komoditi dan pengembangan kawasan ung-gulan serta pengembangan pe-masaran hasil produksi perta-nian menuju swasembada pa-ngan dan untuk mengembali-kan kejayaan Minahasa seba-gai penghasil rempah-rem-pah,” imbuhnya.(jok)
|
|