|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Tenggara |
28 April 2008
|
|
Terjadi
di Desa Suhuyon, Kecamatan Touluaan
Diduga
Flu Burung, Puluhan Ayam Mati Mendadak
|
Warga Desa Suhuyon, Kecamatan Touluaan, sejak seminggu terakhir hingga Sabtu (26/04), digemparkan dengan puluhan ayam kampung yang mati mendadak. Warga menduga kalau hal tersebut terkait dengan isu flu burung.
Menurut Yoppy Kountul, warga setempat, kepada harian ini, Minggu (27/04) kemarin, sebelum mengalami kematian, ayam-ayam tadi mengalami kejang-kejang terlebh dahulu dengan motif yang belum jelas.
Ditambahkannya, bukan hanya ayam yang mengalami nasib tersebut. Namun, binatang peliharaan lainya seperti anjing, juga ikut kejang-kejang lalu mati. Puluhan ayam yang mati mendadak tersebut, lanjut Kountul, langsung dikuburkan oleh pemiliknya. Namun yang lainnya dibuang begitu saja akibat khawatir mengalami hal yang ditakutkan warga seperti terjangkitnya flu burung.
“Kejadian tersebut sudah dilaporkan ke pemerintah desa yaitu Hukum Tua Desa Suhuyon, Joli Mokolomban dan Pala setempat Jeky Manoppo,” kata Kountul.
Sayangnya Camat Touluaan, Agus Kosegeran SSoS ketika dihubungi Komentar mengatakan, kalau hingga kini belum ada laporan dari Suhuyon mengenai kejadian tersebut. “Saya belum mendengar itu,” kata Kosegeran singkat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Ir Telly Powa, ketika dihubungi, mengaku baru mendengar laporan tersebut. Namun, menurut Powa, pihaknya akan segera menerjunkan tim untuk mengecek langsung ke lokasi kejadian. “Tentunya kejadian ini harus diseriusi. Selain kami akan turunkan tim langsung, kami juga akan melakukan pemeriksaan intensif terhadap kondisi warga terlebih lingkungan sekitar,” tukas Powa.
Di tempat terpisah, Kakan Infokom, James F Wati SE, membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya, menurut Wati, akan sesegera mungkin menindaklanjutinya dengan langsung berkonsultasi dengan pihak terkait lainnya guna mengetahui penyebab matinya hewan peliharaan itu.(dax)
|
|