CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

Berita Minahasa Tenggara 

28 April 2008

Terjadi di Desa Suhuyon, Kecamatan Touluaan
Diduga Flu Burung, Puluhan Ayam Mati Mendadak 

 

 IKUTI BERITA LAIN

Pekan Ini, Komisi B Bakal Hearing Sekwan.

Muluskan Langkah, Pontoh Lobby Markas DPP PDI-P

Linta Berita Mitra

Warga Desa Suhuyon, Kecamatan Touluaan, sejak seminggu terakhir hingga Sabtu (26/04), digemparkan dengan puluhan ayam kampung yang mati mendadak. Warga menduga kalau hal tersebut terkait dengan isu flu burung. 

Menurut Yoppy Kountul, warga setempat, kepada harian ini, Minggu (27/04) kemarin, sebelum mengalami kematian, ayam-ayam tadi mengalami kejang-kejang terlebh dahulu dengan motif yang belum jelas. 
Ditambahkannya, bukan hanya ayam yang mengalami nasib tersebut. Namun, binatang peliharaan lainya seperti anjing, juga ikut kejang-kejang lalu mati. Puluhan ayam yang mati mendadak tersebut, lanjut Kountul, langsung dikuburkan oleh pemiliknya. Namun yang lainnya dibuang begitu saja akibat khawatir mengalami hal yang ditakutkan warga seperti terjangkitnya flu burung.
“Kejadian tersebut sudah dilaporkan ke pemerintah desa yaitu Hukum Tua Desa Suhuyon, Joli Mokolomban dan Pala setempat Jeky Manoppo,” kata Kountul.
Sayangnya Camat Touluaan, Agus Kosegeran SSoS ketika dihubungi Komentar mengatakan, kalau hingga kini belum ada laporan dari Suhuyon mengenai kejadian tersebut. “Saya belum mendengar itu,” kata Kosegeran singkat. 
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Ir Telly Powa, ketika dihubungi, mengaku baru mendengar laporan tersebut. Namun, menurut Powa, pihaknya akan segera menerjunkan tim untuk mengecek langsung ke lokasi kejadian. “Tentunya kejadian ini harus diseriusi. Selain kami akan turunkan tim langsung, kami juga akan melakukan pemeriksaan intensif terhadap kondisi warga terlebih lingkungan sekitar,” tukas Powa.
Di tempat terpisah, Kakan Infokom, James F Wati SE, membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya, menurut Wati, akan sesegera mungkin menindaklanjutinya dengan langsung berkonsultasi dengan pihak terkait lainnya guna mengetahui penyebab matinya hewan peliharaan itu.(dax) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin