|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Tribun Olahraga |
28 April 2008
|
|
Masalah seeded di Seleknas Bridge
Sulut Tunggu Keputusan Tim Perumus
|
Sesuai janjinya, utusan Sulut di Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas), yaitu Sekum Pengprop Gabsi Sulut, Henky Lasut dan Ketua Komisi Pertandingan dan Perwasitan, Chris Hombokau, telah menyam-paikan protes secara resmi terkait seeded di Seleksi Nasional (Seleknas) bebe-rapa waktu lalu. Hanya saja, keputusannya belum dike-tahui, karena masih me-nunggu hasil Tim Perumus.
“Malam nanti (tadi malam, red), kemungkinan hasilnya sudah ada, tapi baru akan di-umumkan secara resmi besok (hari ini, red),” kata Lasut yang dihubungi harian ini Minggu (27/04).
Seperti diketahui, pada seleknas lalu, pasangan Sulut tidak diunggulkan, dan seba-gai akibatnya, mereka harus bermain dari babak awal. Dan itu tentu saja merugikan Sulut.
Ayah meninggal, Okta dan Yongky Mundur
Sementara itu, dua pebridge Sulut yang berlaga di Kejur-nas Bridge di Banten, yakni Okta Wohon dan Yongki Tum-bel, akhirnya mengundurkan diri, karena mereka, Libert Frans Wohon (81 tahun), me-ninggal dunia. Okta yang ber-pasangan dengan Tommy Ro-gi, adalah pemain bridge Su-lut yang telah lolos ke PON. Ta-dinya, mereka akan menggu-nakan kejurnas ini sebagai ajang ujicoba. Okta dan Yong-ki kemarin siang telah kem-bali ke Manado.
Untuk mengganti Okta, Lasut mengatakan telah memper-siapkan Bill Mondigir yang akan berpasangan dengan Tommy Rogi pada kejuaraan antarpropinsi. “Mereka akan latihan dulu di kejuaraan antarklub, sebelum bertanding di antarpropinsi pada 30 April nanti,” kata Lasut.(jou)
|
|