|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Induk |
29 April 2008
|
|
Belum dilengkapi sarana air bersih dan listrik
Dusun Jauh Wale in Sorit Temboan Butuh Perhatian Pemerintah
|
Setelah sempat mengungsi di Balai Desa Temboan, Keca-matan Langowan Selatan, akibat bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada beberapa waktu lalu, sekitar 21 KK warga Dusun Jauh Wale in Sorit, Desa Temboan, akhirnya diizinkan kembali ke kawasan pemukiman mereka.
Hanya saja, kehidupan war-ga Wale in Sorit masih saja dihantui berbagai kesulitan. Betapa tidak, pemukiman ter-sebut hingga kini belum di-lengkapi fasilitas listrik. Bah-kan warga setempat mengaku masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
“Selain air bersih dan listrik, warga di sini butuh perhatian pemerintah, sekiranya pem-bangunan ruas jalan masuk ke Wale in Sorit bisa segera dirampungkan,” aku Ketua BPMJ GMIM Yohanes Young San Wale in Sorit, Pdt M Ma-rentek STh, saat dihubungi harian ini, Senin (28/04) ke-marin.
Secara terpisah, Camat La-ngowan Selatan, Rully Momor SSos, ketika dikonfirmasi me-ngatakan bahwa kesulitan masyarakat ini sudah sampai ke telinga Pemerintah Kabu-paten (Pemkab) Minahasa.
Sebab Bupati Minahasa, Ste-fanus Vreeke Runtu bersama Wakil Bupati, Drs Jantje Wo-wiling Sajow MSi dan Ketua DPRD Minahasa, Drs Frits Tairas, serta rombongan pe-jabat pemkab, sudah menin-jau langsung lokasi pemuki-man tersebut pada Sabtu (26/04) lalu.
Ditanya soal realisasi proyek pembangunan jalan masuk ke kawasan pemukiman terse-but, Momor menjelaskan bah-wa tinggal sekitar 1,5 km saja panjang jalan masih harus di-bangun. Namun dia tidak bisa memastikan kapan proyek lanjutan ini akan direalisasi-kan.
Yang jelas, pihaknya sudah mengusulkan kepada Pemkab Minahasa agar proyek lan-jutan ini dapat dituntaskan. Begitu juga dengan usulan-usulan lain yang menjadi aspi-rasi warga Wale in
Sorit.(dav)
|
|