CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Otonomi dan Suksesi
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

Berita Politik dan Pemerintahan

29 April 2008

Sering ke LN atau ke pusat tanpa pemberitahuan
Bupati/Walikota Kerap Abaikan Instruksi Gubernur 

 

IKUTI BERITA LAIN

Warga Talaud Minta WOC Jangan Jadi MOC
Dijadikan sarana olahraga 
Hari Ini, Lahan OR di Balitka Diukur Lagi
Disnakertrans Ingatkan Pengusaha Hindari PHK
Antisipasi krisis pangan akibat kenaikan harga BBM
Alokasi Dana di Sektor Pertanian Harus Dinaikkan
Inggried Warning Kepsek-Guru
Lelet Yakin Pelantikan KPID Hanya Soal Waktu

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 79 Tahun 2004 yang menyebut bahwa Pembinaan dan Pengawasan Pemerintah Daerah adalah kewenangan seorang gubernur, masih se-ring terabaikan di daerah ini. Salah satu buktinya, kerap didapati walikota/bupati yang melakukan kunjungan ke luar negeri (LN) ataupun ke pusat, tanpa sepenge-tahuan gubernur. 

Tidak itu saja, undangan rapat dan koordinasi dari gubernur, sepertinya sulit dipenuhi bu-pati/walikota. “Kewenangan se-orang gubernur itu adalah me-lakukan pembinaan dan pe-ngawasan kepada kabupaten/kota. Tetapi ketika bupati/wa-likota dipanggil untuk ikut ra-pat sangat sulit dilakukan. Ma-lahan ke luar negeri saja lang-sung nyelonong,” ungkap Asis-ten III Bidang Kepegawaian Set-daprop Sulut, Drs FN Meweng-kang MM saat menyampaikan materinya dalam Rakor Pembi-naan Program Kediklatan se-Propinsi Sulut, Senin (28/04) kemarin.
Dalam kesempatan yang turut dihadiri para Kepala BKD se-ka-bupaten/kota, Kepala Biro Ortal dan Kepegawaian Setdaprop, Kepala Badan/Dinas, Para KTU, Sekretaris Badan/Kantor dan Balai itu, Mewengkang kembali menekankan arti pentingnya sebuah koordinasi, antara pro-pinsi dan kabupaten/kota. 
“Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai PNS itu, kita berjuang bukan untuk jabatan atau kepangkat-an. Tetapi semua yang kita la-kukan adalah duty atau tugas untuk peningkatan pelayanan pada masyarakat. Tetapi sering-kali, bila kita akan melakukan koordinasi, pejabat kita masih banyak yang melihat sosok atau pribadi yang akan memimpin rapat, bila jabatan dianggap se-tara, yah diwakilkan saja. Da-lam hal ini jangan kita melihat sisi senioritas,” tegasnya.
Sementara itu, Kabag Peren-canaan Badan Diklat Depdagri, Dr Yustarto Huntoyungo MPd, dalam kesempatan yang sama mengatakan, belakangan ba-nyak kebijakan yang telah di-tetapkan tidak jalan. Penyebab-nya tidak lain karena dalam se-tiap kebijakan tidak dipahami secara keseluruhan, melainkan hanya sebagian kecil saja.(eda) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin