|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
30 April 2008
|
Figur Martinus Manoi SH tampil teratas dalam sur-vei kandidat terpopulis menjelang Pilkada Sitaro. Tak heran jika mantan Kajati Sulut ini langsung dipinang Partai Golkar (PG) yang dipertegas langsung Ketua DPD I PG Sulut, Jimmy Rimba Rogi (Imba). Namun Manoi tidak langsung mene-rima begitu saja pinangan be-ringin untuk menjadikannya calon bupati.
Ada syarat yang dilemparkan Manoi. Bahkan tak segan-se-gan Manoi menyatakan peno-lakannya atas tawaran Imba atau Golkar, jika syarat terse-but tidak diindahkan. Apa syarat tersebut? Ini terkait calon papan II. Manoi menga-takan, jika dipasangan de-ngan Denny Tindas, dia akan menolak mencalonkan diri lewat mesin politik Golkar.
Manoi siap menerima tawa-ran PG asalkan papan dua dipilihnya sendiri. Sejumlah nama yang diinginkan Manoi sebagai ‘pengantinnya’ di antaranya Seth Papona, Sal-mon Yakobus dan Drs FR Liwu-tang. Di sisi lain, Golkar sendiri tampaknya menginginkan Denny Tindas pada posisi pa-pan II.
Dengar saja pernyataan Imba. Dia mengatakan, Tindas harus legowo papan I diberikan kepa-da Manoi, karena berdasarkan tiga kali survei, nama Manoi tetap teratas. Imba pun mem-beri sinyal, jika Tindas mau, dia boleh menjadi pendamping Manoi sebagai calon wakil bu-pati.
Tindas sendiri sudah menya-takan legowo atas penetapan Manoi di papan I. “Saya akui dalam hasil survei, Martinus Manoi mendominasi survei, dan karena Golkar mengacu pada hasil survei dalam pene-tapan calon bupati, maka mes-kipun saya sebagai ketua par-tai, saya sangat legowo dengan keputusan partai ini,” ujar Tindas yang mengaku siap mengamankan segala kepu-tusan partai.
“Keputusan ini bagi saya sa-ngatlah bijaksana dan cermat, sebab merupakan keputusan untuk kebesaran organisasi. Selaku kader saya siap menga-mankan dan memenangkan Martinus Manoi,” tukas Tindas berapi-api. Sayangnya belum diperoleh konfirmasi apakah Tindas siap maju di papan II atau tidak.
Jika Tindas ngotot, bukan ti-dak mungkin keinginan Golkar mendapatkan Manoi sirna. Jika ini terjadi, diperoleh kabar PDIP siap ‘menangkap’ figur populis tersebut, untuk dipasangkan dengan Tonny Supit.
Secara terpisah, Sekretaris Dewan Penasihat DPD PG Sulut, Jemmy Lelet SH menga-takan, pinangan Golkar terha-dap Manoi di Sitaro, sudah merupakan langkah sangat bijak. Sebab sudah bukan ra-hasia lagi, bahwa hubungan Imba dan Denny Tindas sangat kental. Meski begitu, demi ke-besaran partai, Imba tidak me-maksakan Tindas di papan I.
Menariknya, keinginan Gol-kar meminang Manoi, ternyata juga berekses terhadap parpol lainnya yang menyatu dengan Golkar. Seperti halnya PKB Sitaro. Lewat ketuanya Tama-ka Kakunsi, mengatakan par-tainya mencabut dukungan bersama Golkar jika yang di-usung calon bupati adalah Ma-noi.
Sebelumnya, bergabungnya PKB ke Golkar, sempat meng-ubah konstelasi. Pasalnya, dengan keluarnya PKB dari pargab (partai gabungan), oto-matis mengurangi persentasi pargab, sehingga tidak bisa mencalonkan bupati.(ran/*)
|
|