|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Mimbar dan Keagamaan |
30 April 2008
|
|
Yesus Naik ke Sorga,
Misi Harus Dilanjutkan Umat Kristiani
|
Makna kenaikan Yesus Kristus ke sorga bukan hanya simbolis saja untuk diperingati dan dirayakan bersama umat Nasrani tapi sesungguhnya salah satu proses pe-nyelamatan manusia oleh Allah itu, memberikan tugas dan tanggung jawab kepada orang percaya.
Di mana umat yang mengaku percaya dan beriman kepada Yesus harus melanjutkan mi-sinya di tengah dunia untuk memberitakan kabar kesela-matan kepada semua orang dan membaptis mereka dalam nama Bapa, Putera dan Roh Kudus.
Demikian disampaikan dua tokoh agama Nasrani masing-masing Pastor Keuskupan Ma-nado, Pastor Fred Tawaluyan dan Pdt Arthur Rumengan STh, Direktur Bidang Fungsional BPS GMIM. Menurut Tawa-luyan, saat naik ke sorga Yesus memang telah meninggalkan dunia namun Dia tetap ber-karya tetapi bukan lagi seperti saat Dia ada di Palestina tetapi lewat umat manusia yang ada sekarang dengan bantuan atau tuntunan Roh Kudus.
Dikatakannya lagi, dengan kenaikanNya itu, berarti Yesus ditinggikan dan dimuliakan se-bab Dia sendiri sudah ada di sorga dan menerima semua kuasa yang pernah dijanjikan. Dia juga menegaskan peng-gambaran Yesus terangkat ke sorga seperti yang banyak kali kita lihat lewat visual harus di-pahami bahwa itu hanya se-bagai simbol saja di mana seo-lah-olah Dia terbang.
Pekerjaan atau misi Yesus yang dimaksudkan tersebut menurut Pdt Rumengan adalah memberitakan Injil atau kabar keselamatan tersebut. Hal itu-lah yang menyatakan kenaikan Yesus memiliki makna misio-logis karena pemberitaan bah-wa Yesus adalah Tuhan tidak bisa dibatasi dengan kenaikan-Nya ke sorga. “Sebab dengan Dia naik ke sorga berarti kita juga menantikan janji dan nu-buat mengenai kedatanganNya kembali karena tinggal nu-buatan tersebut yang belum digenapkan,” tandasnya.
Selain itu, umat Kristen juga diminta memaknai kenaikan ini pada penghayatan akan Ye-sus yang disembah sebagai ma-nusia dalam sejarah dan yang ketuhananNya. Di mana indi-kator untuk memahami kenai-kan Yesus ke sorga karena ada kebangkitan dan itu juga mem-buktikan akan kuasa dan ke-ilahian.
Melalui peringatan hari be-sar tersebut katanya, iman umat percaya kepada Yesus bisa dijawab dengan melayani di segala bidang tugas. Secara khusus Rumengan meng-ingatkan agar peristiwa itu jangan dimaknai dengan hal-hal magis karena budaya atau adat istiadat daerah seperti di Minahasa.(gra)
|
|