|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
02 Februari 2008
|
|
Bandara Soekarno-Hatta sempat ditutup
Penerbangan Rute Manado Terganggu
|
Akibat hujan deras disertai banjir yang melanda Kota Jakarta Kamis malam hingga Jumat (01/02) ke-marin, membuat Bandara Soe-karno-Hatta sempat ditutup. Tak pelak, sejumlah pesawat Do-mestik dan Internasional sem-pat tertunda keberangkatannya selama berjam-jam lamanya. Akibatnya bandara lainnya di
daerah ikut terpengaruh, seperti halnya Bandara Sam Ratulangi, Manado.
Informasi yang diperoleh koran ini, sedikitnya delapan pesawat besar dengan tujuan Jakarta-Manado ikut tertunda keberangkatannya. Sejumlah penumpang kabarnya harus menunggu berjam-jam di ban-dara, atau terjebak banjir di ja-lan. Apalagi tol menuju Ban-dara Soekarno-Hatta ikut tergenang.
Humas PT Angkasa Pura Ma-nado, Herman Moningka saat dihubungi, Jumat (01/02) ke-marin mengatakan, pesawat Merpati dari Jakarta tujuan Manado diketahui baru bisa tiba sekitar pukul 18.00 WITA sore. “Pesawat dari Jakarta ba-ru masuk sore sekitar pukul 18.00 WITA dengan selamat,” tukasnya.
Dari Jakarta dilaporkan, akti-vitas di Bandara internasional Soekarno-Hatta Cengkareng, dilaporkan sempat ditutup akibat cuaca buruk. Penutup-an pertama dilakukan pada pukul 10.15 WIB. Kira-kira 40 menit kemudian atau tepatnya pada pukul 10.55 WIB dibuka kembali. Tetapi, karena kondisi cuaca terus memburuk otoritas Bandara Soekarno Hatta me-mutuskan untuk menutupnya kembali pada pukul 11.10 WIB. Pembukaan kembali Bandara Soekarno-Hatta sangat tergan-tung pada kondisi cuaca. Ke-pala Humas PT Angkasa Pura (AP) II Wasfan menegaskan hal itu ketika dihubungi kemarin siang. Namun sejak sore pukul 16.00 WIB, Bandara Soekarno-Hatta sudah normal kembali.
Sementara transportasi darat di Jakarta juga tak kalah runyam. Ribuan kendaraan terjebak di jalanan yang banjir. Hal ini diperparah lampu pe-ngatur jalan yang tidak ber-fungsi akibat banjir, bahkan Presiden SBY dilaporkan ikut terjebak di jalan, sehingga ha-rus pindah ke mobil yang lebih tinggi.
ISTANA BANJIR
Saat banjir kemarin, Istana Wapres dan Istana Merdeka di-genangi air setinggi mata kaki. Genangan air menghiasi hala-man Istana sekitar 8 meter dari pintu gerbang. Saat memasuki Istana yang dibangun pada tahun 1873, kendaraan mem-belah genangan air. Byuuur....! Genangan air setinggi 40 cen-timeter tampak di sepanjang Jalan Medan Merdeka Utara dan perempatan jalan menuju kantor Menko Kesra. Air me-rendam hingga ban mobil. Ban-jir juga terjadi di Jalan Medan Merdeka Barat.
Kendaraan dari Harmoni me-nuju Thamrin macet total. Berbeda dengan Istana Mer-deka, Istana Negara aman dari banjir, namun pohon sempat tumbang di depan Istana.(zal/dtc)
|
|