CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

02 Februari 2008

Diduga ada kongkalikong 
Hearing Lanjutan DAK Dipertanyakan

 

 IKUTI BERITA LAIN

Pengembang Akui Sudah Punya UKL/UPL

Wanea Siap Sambut MKPD

Dinilai tak disentuh pembangunan wisata
Pemkot Bangun Jalan Lingkar Kawasan Bunaken

Palilingan: Pagar Boleh Dibongkar, Tapi Gereja Jangan

Lintas Berita Kota

Wakil Ketua Komisi D Dewan Kota (Dekot) Manado, Agustien Kambey mempertanyakan jadwal lanjutan hearing gabungan Komisi B, C dan D dengan para instansi pengelola Dana Alokasi Khusus (DAK) 2007. Dimana pekan lalu hearing yang digelar baru bersama Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Nasional (Diknas). Hal tersebut disampaikan Kambey kepada Komentar, Jumat (01/02) kemarin menanggapi molornya jadwal lanjutan hearing. 
Kambey bahkan sempat me-nyatakan ada apa sebenarnya sehingga pimpinan Komisi B sepertinya enggan melanjut-kan agenda hearing yang ma-sih punya tunggakan sejumlah pertanyaan dari anggota de-wan yang belum sempat dija-wab pihak eksekutif. “Seka-rang bagaimana lagi kita mau hearing instansi yang kepala dinasnya sudah diganti seperti Dinas Perikanan dan Kelaut-an,” ujarnya.
Menurutnya, pada saat dis-kors pekan lalu, diputuskan hearing tersebut akan dilan-jutkan Selasa (29/01) lalu namun buktinya sampai akhir pekan ini agenda tersebut tak kunjung digelar. 
“Seharusnya Komisi B yang mengundang dan memberi-tahukan kelanjutan, tapi sam-pai sekarang, susah memang kalo di dewan ada dorang pe orang,” tukas Kambey seperti curiga adanya kongkalikong penundaan dan molornya jadwal tersebut.
Demikian juga halnya de-ngan dugaan belum dibayar-kan semuanya rekanan yang mengerjakan proyek-proyek tersebut. “Sebab memang me-nurut laporan dan informasi yang kami terima, realisasi anggarannya masih minim, masih banyak kontraktor yang belum dibayar, terutama meubelir di Dinas Diknas yang oleh kontraktor masih dikerjakan setengah karena belum ada uangnya, makanya kami mau menanyakan hal tersebut ke Bagian Keua-ngan,” kata srikandi Fraksi PDI Perjuangan itu. Diketahui Dinas Diknas, Dinas Agri-bisnis, Dinkes, Disperik, Dinas PU dan BPLH meru-pakan penerima DAK Tahun 2007.(gra)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin