|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Minut |
02 Februari 2008
|
|
Tren per tahun meningkat, cegah dengan 3M
Januari 2008, Minut Koleksi 22 Kasus DBD
|
Ini tanda awas bagi Dinas Kesehatan Minahasa Utara (Minut). Pasalnya tren tiga tahun terakhir ini penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Minut terus mening-kat. Bahkan untuk awal ta-hun 2008, selang bulan Ja-nuari ini saja, Minut mengo-leksi 22 kasus DBD.
Kekhawatiran ini sangat ber-alasan, sebab mengacu data tahun 2005, Minut hanya me-ngoleksi 75 kasus DBD dan satu di antaranya meninggal, tahun 2006 95 kasus 1 me-ninggal, dan tahun 2007, 124 kasus 1 meninggal dan awal tahun 2008 bulan Januari 22 kasus tidak ada yang me-ninggal.
Menyikapi hal ini, Kadis Ke-sehatan Minut, dr Lily Lengkong MKes, mengatakan, masalah DBD bukan hanya masalah dan tanggung jawab pemerintah da-lam hal Dinas Kesehatan, me-lainkan tanggung jawab semua. “Sebab hal ini erat kaitannya dengan perilaku kita sebagai warga masyarakat. Sering kita membiarkan ada genangan air dalam kaleng-kaleng, tidak menutup dan tidak mengu-ras bak pe-nampungan air sehingga menjadi lahan perkembang-biakan jentik nyamuk DBD,” tegas dr Lily usai ser-tijab dengan dr Neni Su-mampouw Jumat (01/02) kemarin.
Bahkan me-nurut dr Lily, kebanyakan penderita DBD didominasi oleh anak-anak.
“Orangtua harus memperha-tikan anak-anak mereka, sebab nyamuk DBD sering menye-rang di jam anak-anak semen-tara bermain. Perhatikan pola hidup sehat agar keluarga tidak terserang DBD. Juga jangan lu-pa menerapkan tiga M, me-nutup, menguras dan mengu-bur,” ungkapnya. Ke depan ka-tanya, untuk wilayah yang ma-suk kategori endemik akan menjadi prioritas tanpa menge-nyampingkan wilayah lainnya.(irv)
Tren DBD
Minahasa Utara
Tahun Kasus Meninggal
2005 75 1
2006 95 1
2007 124 1
2008 22 0
Sumber: Dinkes Minut
|
|