HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

04 Februari 2008

Walikota Tomohon ‘Terjebak’ di Jakarta


Buntut banjir yang melanda ibukota Jakarta, membuat transportasi darat mau pun udara kacau-balau. Hal ini berimbas pada schedule ke-berangkatan sejumlah peja-bat daerah yang sedang ber-ada di Jakarta untuk pulang ke daerahnya. 
Informasi yang diperoleh koran ini, sampai kemarin (03/02), Gubernur Drs SH Sa-rundajang, Walikota Manado Jimmy Rimba Rogi SSos dan Walikota Tomohon, Jefferson Rumajar SE, masih berada di Jakarta. Rumajar sendiri ke-pada koran ini mengakui, aki-bat banjir di Jakarta, agenda ker-janya di Tomohon terbengkalai. 
Itu disebabkan dia tidak bisa terbang ke Manado hingga Minggu kemarin. Padahal sejak Sabtu (02/02), Epe—sa-paan akrab Rumajar—sudah booking tiket pesawat. Tapi akibat curah hujan tinggi, lalu lintas penerbangan dihenti-kan sementara waktu. “Pada-hal saya sudah memegang no-mor tempat duduk di Garuda dari jam 3 subuh. Tetapi pe-nerbangan dari Soekarno-Hatta dengan tujuan Bandara Sam Ratulangi, Manado delay. 
Dan diinformasikan pener-bangan nanti Sabtu malam. Setelah ditunggu beberapa jam, ternyata penerbangan dibatalkan dan ditunda Minggu pagi,” papar Rumajar.
Nah Minggu kemarin, dari hotel dirinya sudah bergegas menuju Bandara Soekarno-Hatta melewati Kota Tange-rang. “Melewati Tangerang hingga ke bandara memerlu-kan waktu tiga jam. Karena da-ri informasi yang diterima, ter-nyata akses menuju ke banda-ra dari Jakarta putus akibat tiga genangan air dengan ketinggian 2-4 meter yaitu di kilometer 25, 26 dan 27. Sehingga melewati Tangerang adalah solusi terakhir untuk sampai di bandara,” tukas Epe.
Sayangnya, lanjut Epe, ketika sampai di bandara, pihak Garuda pun menyam-paikan permintaan maaf, di mana penerbangan ke Mana-do ditunda hingga Senin, pukul 18.00 WIB ini. “Itu yang disampaikan pihak Garuda. Mudah-mudahan saja, apa yang diinformasikan tidak ditunda lagi. Hal itu pun terkait dengan cuaca yang ada di Jakarta,” tandasnya.
Sidik punya selidik, ternyata jadwal penerbangan para kru Garuda amburadul, akibat di-batalkannya beberapa pener-bangan. “Sebenarnya pesa-watnya ada. Tetapi para kru yang tidak ada. Mungkin ini terkait dengan 34 penerba-ngan Garuda yang dibatal-kan, bahkan ada kru yang sudah 12 jam berada di udara,” tegas Epe.
Akibat penundaan kebe-rangkatan ini, kata Ketua Pengda PBSI Sulawesi Utara itu, beberapa acara yang di-rencanakan dihadirinya terpaksa batal. Seperti halnya di GMIM Sarongsong, Tuma-tangtang mau pun di GMIM Pniel Kakaskasen. “Dari dalam lubuk hati yang paling dalam, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidakhadiran ini, karena bukan disengaja. Mudah-mudahan untuk kali ke depan saya bisa bersama-sama de-ngan Jemaat GMIM Sarong-song dan Pniel Kakaskasen,” ujarnya.(ade)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin