|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
04 Februari 2008
|
|
Tenggelam Bersama
Panser, 6 Marinir Tewas
|
Sebuah panser amfibi dila-porkan tenggelam dalam se-buah latihan di Situbondo. Tenggelam bersama panser tersebut enam anggota mari-nir. Mereka tewas karena ter-halang seorang prajurit rekan mereka sendiri sehingga tidak sempat keluar dari dalam panser. Padahal begitu panser tenggelam, prosedur penyela-matan sudah dilakukan.
“Enam orang itu tidak sem-pat keluar karena terhalang oleh seorang yang tersangkut di pintu. Jadi mereka terjebak di dalam. Sedang yang de-lapan orang bisa keluar de-ngan selamat,” kata Kadispen AL Laksamana Pertama Iskandar Sitompul di Wisma Elang Laut, Jalan Surabaya, Jakarta, Minggu (03/02).
Iskandar menjelaskan panser amfibi yang meng-alami musibah sebelumnya diluncurkan dari daerah serbuan amfibi oleh KRI Teluk KAU/504 pada posisi 07’41’4'’S -114’13’42"T pukul 04.30 WIB.
“Saat itu panser telah me-nempuh jarak 1.300 meter. 400 meter lagi menuju pantai tiba-tiba panser bagian belakang goyang karena tergulung ombak setinggi 1 meter,” jelas Iskandar.
Iskandar menjelaskan, be-gitu panser tenggelam pim-pinan pasukan dalam panser segera melakukan prosedur penyelamatan. Sembilan personel bisa keluar, yakni delapan selamat dan satu masih hilang, sementara enam orang dinyatakan me-ninggal. “Pansam (panser amfibi) masuk pada keda-laman 25 meter. Kasus ini masih terus dilakukan penye-lidikan oleh tim Mabes TNI AL,” tambahnya.
Diperoleh informasi, amfibi yang tenggelam itu, ternyata sudah berusia lanjut. Amfibi buatan Rusia itu sudah ber-usia 62 tahun. “Faktor usia ada, tapi faktor cuaca juga kurang bersahabat,” kata Iskandar.
Amfibi yang tenggelam ini bertipe BTR 50 P 1962 buatan Rusia yang digunakan dalam latihan Armada Jaya ke-27 di Situbondo bersama 28 KRI, 9 pesawat udara, 13 unit tank amfibi dan 25 unit BTR 50 P 1962 serta melibatkan 3.756 personel.(zal/dtc)
|
|