|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Manado dan Sekitarnya |
04 Februari 2008
|
|
Penilaian Adipura tahap II segera dimulai
Manado Masih Semrawut
|
Pemantauan penilaian Adipura di Kota Manado dijad-walkan akan berlangsung pada bulan Februari hingga Maret mendatang. Namun, diukur dari tingkat kebersihan, umumnya wilayah Kota Manado masih terlihat semrawut.
Terpantau harian ini akhir pekan lalu, sampah masih berserakan di mana-mana. Fasilitas umum seperti jalan-jalan kota, fasilitas pasar dan terminal-terminal masih banyak dihiasi tumpukan sampah. Padahal diketahui salah satu poin penting untuk penilaian Adipura adalah fasilitas-fasilitas tersebut.
Kadis Kebersihan Kota Manado, Didi Salendu ketika dikonfirmasi mengatakan, saat ini Pemkot Manado telah berusaha keras untuk menjaga kebersihan kota. “Seluruh sta-keholder so bekerja maksimal, infrastruktur penunjang telah dilaksanakan dengan baik, namun disayangkan kesa-daran warga untuk menjaga kebersihan makin menurun,” ujar Salendu kemarin.
Salendu mengharapkan ke-pada warga Kota Manado un-tuk sama-sama menjaga ke-bersihan dalam meraih kem-bali piala Adipura. “Diminta-kan kesadaran warga dalam menciptakan kebersihan di masing-masing wilayah ditingkatkan. Warga sadar membuang sampah pada tempatnya begitu juga warga dimintakan untuk membuang sampah tepat waktu. Hal ini agar supaya Manado kembali bisa meraih piala Adipura,” ujarnya.
Sebelumnya Sekretaris Kota (Sekot) Manado, Ir GSV Lu-mentut menandaskan, untuk bisa mempertahankan piala Adipura, maka tidak ada jalan lain selain harus bekerja ke-ras. “Dan akan sangat sulit mencapai hal itu kalau tidak dilakukan secara bersama-sama. Karena itu visi harus tetap satu dan team work le-bih solid lagi,” ungkapnya sa-at melantik sejumlah pejabat di Kota Manado beberapa waktu lalu.
Meski begitu, pihak pemerin-tah Kota Manado tetap yakin bahwa piala Adipura tersebut akan tetap bisa dipertahan-kan. “Sebab ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi selu-ruh masyarakat kota. Dan kita melihat bahwa kesadaran war-ga akan kebersihan, dari wak-tu ke waktu terus meningkat,” tandas Lumentut.(tr-02)
|
|