CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

Berita Minahasa Selatan 

04 Februari 2008

Segera undang hearing PMD dan PU 
Dewan Seriusi Usut Proyek P2SPP dan SHT Minsel

 

 IKUTI BERITA LAIN

Kantor LH bantah proyek tak sesuai bestek
Igir: Tudingan Lakoy Karena Sakit Hati
Dinilai ancam keselamatan penduduk
Warga Rumoong Bawah Tolak Jaringan SUTT
Pemkab Warning Disperindag dan Toko Bangunan

Penyimpangan hasil pekerjaan proyek yang terjadi di Kabupaten Minsel selang tahun 2007 lalu, baik di jajaran Dinas Pekerjaan Umum (PU) maupun di Badan Pemberda-yaan Masyarakat Desa (PMD), terus diseriusi DPRD Min-sel. Bahkan kabarnya para legislator penghuni gedung Goro-goro (sebutan lain Kantor DPRD Minsel,red) ini sudah menetapkan target untuk dibawa ke jalur hukum.

Seperti ditegaskan Ketua Komisi B DPRD Minsel, Fekky Mamahit kepada sejumlah wartawan akhir pekan lalu, melihat begitu banyaknya temuan penyimpangan pada proyek pembangunan seperti P2SPP (Program Pengem-bangan Sistem Pembangunan Partisipatif) di lingkup Badan PMD, serta proyek Sisa Hasil Tender (SHT) di Dinas PU Minsel yang keseluruhannya mencapai miliaran rupiah, memaksa pihaknya untuk mengundang hearing dua instansi tersebut. 
Dijelaskannya, soal proyek P2SPP yang dikelola PMD dan proyek SHT Dinas PU Minsel yang tersebar di sejumlah desa di Minsel, hampir sebagian besar realisasinya asal jadi alias amburadul. 
Temuan dan masukan ini tak hanya diperoleh dari masyara-kat, tapi ada pula yang dite-mukan pihaknya saat menjalani masa reses lalu. “Temuan warga dan kami (legislatif,red) me-mang ada kesamaan dalam hal adanya penyimpangan dalam hal realisasi pada proyek-proyek tersebut,” katanya.
Beberapa contoh ringan dike-mukakannya, semisal proyek SHT di salah satu desa di Ke-camatan Kumelembuai. Di lokasi ini meski sama sekali tidak ada pekerjaan, namun sebagian bahan material dibiarkan begitu saja meng-halangi arus lalu-lintas. “Akibat-nya ba-han ma-terial ini hanya terbuang sia-sia tak diguna-kan,” katanya. 
Begitu juga dengan proyek P2SPP, hampir di sejumlah lokasi yang dipilih di Kabupaten Minsel hasil pekerjaannya me-ngecewakan warga. Diketahui masing-masing desa menerima Rp 80 juta, namun dana ter-sebut hanya digunakan untuk menimbun ruas jalan yang otomatis harganya tidak sebe-sar yang dialokasikan. “Proyek P2SPP dan SHT tahun 2007 diduga sarat penyimpangan. Untuk itu, pihaknya akan memanggil pimpinan kedua instansi tersebut. Dan kalau perlu, membawanya hingga ke jalur hukum,” tegas Mamahit serius. 
Sayangnya Kadis PU Minsel Ir John Senduk ketika ingin dihubungi kemarin melalui ponselnya tak pernah aktif. Begitu juga dengan Kepala Badan PMD Minsel, Drs W Mononimbar, meski ponselnya sempat diangkat, namun dirinya mengaku sedang dalam suatu kegiatan ibadah alias tak bisa diganggu.(pen) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin