|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
05 Februari 2008
|
|
Tiga Pesawat Gagal
Landing di Samrat
|
Tiga pesawat kecil di anta-ranya dari Gorontalo dan Naha (Sangihe), dilaporkan gagal landing di Bandara Sam Ratulangi (Samrat) saat su-dah berada di wilayah udara Manado. Tiga pesawat itu terpaksa berbalik arah akibat tingginya curah hujan di Ma-nado. ‘’Pesawat-pesawat itu berbalik lagi, tapi kemudian bisa kembali lagi dan menda-rat,’’ aku sumber di Bandara Samrat kepada koran ini, kemarin (04/02).
Sedangkan untuk pesawat komersial besar, tidak begitu terpengaruh dengan cuaca yang mempengaruhi jarak pan-dang kemarin. “Pesawat-pesa-wat besar sudah normal,’’ aku-nya. Sedangkan dari Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, diperoleh kabar sudah kembali normal sejak kemarin (04/02).
“Penerbangan kembali nor-mal, mudah-mudahan tidak ada delay,” ujar office in charge Bandara Soekarno-Hatta Edi Mukri. Jarak pan-dang, lanjutnya, juga sudah normal dan cuaca cerah. Kegiatan pesawat take off/landing sudah dimulai sekitar pukul 03.00 WIB. Mengenai masih lengangnya penum-pang, Edi memperkirakan penumpang masih melewati jalur alternatif.
“Kemungkinan karena tol Prof Sedyatmo baru dibuka pagi pukul 05.30 WIB. Ba-nyak yang masih mengambil jalan alternatif,” kata dia se-raya mengatakan, kondisi normal di bandara sudah 80 persen. Sementara itu, ruas tol Sedyatmo yang sempat di-tutup akibat banjir, sudah dibuka kembali Senin (04/02) pagi kemarin, kendati keting-gian air di Km 26 masih seki-tar 20-30 cm. Pengumuman pembukaan ruas tol itu juga disampaikan pusat informasi Bandara Soekarno-Hatta.
Pantauan Senin pagi kema-rin, genangan air di Km 26 masih setinggi betis orang de-wasa, tetapi sudah bisa dilalui kendaraan, baik dari arah bandara menuju Jakarta mau pun sebaliknya.
Namun, kendaraan yang melewati ruas tol itu harus berjalan lambat akibat ge-nangan yang tersisa. Ke-macetan panjang, terutama dari bandara menuju Jakarta tidak dapat dihindari.(rik/shc)
|
|