|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Selatan |
05 Februari 2008
|
|
Kasus busuk pucuk kelapa terus menggila
206.100 Pohon Kelapa Terpaksa Ditebang
|
Virus busuk pucuk kelapa terus menggila di Kabupaten Minsel. Bila sebelumnya di tahun 2007 Dinas Perkebunan Minsel sudah menebang 75 ribu pohon, kini masih di awal tahun 2008 penebangan serupa dilakukan pada 131 ribu pohon kelapa. Sehingga total keseluruhan pohon kelapa di Minsel yang ditebang mencapai 206.100, atau setara dengan 2.061 hektar lahan perkebunan warga yang ter-sebar di 17 kecamatan di Minsel.
Dijelaskan Kadis Perkebunan Minsel, Ir Izaak Habibuw ke-pada sejumlah wartawan ke-marin, penebangan itu dilaku-kan setelah pihaknya menda-patkan hasil di lapangan bah-wa penyebaran virus busuk pucuk kelapa di Minsel sema-kin meluas. Terbesar dilaku-kan penebangan berada di wi-layah Sinonsayang, Tenga dan Kumelembuai. “Penebangan terpaksa dilakukan karena pe-nyakit busuk pucuk ini terus meluas ke tanaman kelapa yang masih produktif alias sehat,” kata Habibuw.
Lanjut dikatakannya, solusi mengatasi virus busuk pucuk tak hanya sekedar melakukan penebangan. Pihaknya juga saat ini gencar melakukan pemberian bibit pohon kelapa kepada para petani untuk seterusnya ditanam.
Ditambahkannya, dengan te-rus mengalokasikan bantuan bagi para petani kelapa di Ka-bupaten Minsel, pihaknya mengharapkan kesadaran pe-milik pohon kelapa yang dike-tahui sudah teridentifikasi pe-nyakit busuk pucuk untuk ki-ranya bisa merelakan atau me-nebang sendiri pohon kelapa mereka. Ini dimaksudkan un-tuk menghindari terjadinya penyebaran.(pen)
|
|