CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Minahasa Minut  

05 Februari 2008

Polemik Sekwan (Akhirnya) Happy Ending

 

 IKUTI BERITA LAIN

Pekan depan Legislatif Minut ke kantor baru
Gedung Klabat dan Tumatenden Diwacanakan
Waspadai DBD Pascahujan
Dinas Kesehatan Diminta Proaktif Turun Lapangan
Lintas Berita Minut

Polemik proses penempatan Sekretaris DPRD Minut berujung Happy Ending. Itu setelah Ketua Baperjakat Minut Dra Dientje Tombokan dan Asisten III Herman Sompie bersama Ketua DPRD Minut Sus Pangemanan SPd didampingi Wakil Ketua DPRD Minut Drs Denny Wowiling membahas masalah tersebut secara internal penuh nuansa kekeluargaan Senin (04/02) kemarin.

Pertemuan tersebut boleh dikata ‘tak direncanakan’, tetapi didasarkan pada itikad baik kedua belah pihak untuk menerobos ‘kebuntuan’ yang selang seminggu ini tercipta antara legislatif dan eksekutif. Usai makan siang di kawasan Kelurahan Sukur, Tombokan, Sompie dan Pangemanan, Wowiling terlibat pembicaraan serius. Intinya membahas prosedur penempatan Sekretaris DPRD Minut yang oleh pihak legislatif dinilai menyalahi prosedur yang mengaturnya.
Usai pertemuan tersebut, baik Tombokan, Sompie dan Pangemana, Wowiling menegaskan bahwa masalah lalu hanyalah satu miskomunikasi antara eksekutif dan legislatif. “Semua sudah clear, tidak ada yang harus dipermasalahkan lagi, intinya pihak eksekutif dan legislatif sudah ada titik temu soal sekwan,” tukas mereka berempat saat ditemui terpisah usai pertemuan tersebut.
Sementara Ketua DPRD Minut Sus Pangemanan menambahkan, setelah adanya pembahasan internal ini, semua terungkap bahwa yang terjadi waktu lalu hanyalah miskomunikasi, yang lebih disebabkan oleh kesibukan semua pihak. “Tak perlu menempatkan atau melihat siapa yang salah, semua ini hanya miskomunikasi dan itu sudah dikomunikasikan sesuai prosedur yang berlaku. Tak perlu lagi mempolemikan soal sekwan karena apa yang dilakukan usai pertemuan ini sudah sesuai prosedur,” tukas Ibu Sus. 
Begitu juga dengan Wowiling. Menurutnya, setelah ada pembicaraan tersebut, berarti kebuntuan dan polemik soal Sekwan DPRD Minut tak usah diperpanjang. “Semua sudah dikembalikan pada koridornya, demi kelangsungan dan kelancaran di dewan dan di pemkab,” pungkasnya seraya menambahkan agar Sekwan DPRD Minut yang baru MHV Purukan untuk bertugas sebagaimana mestinya.(irv)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin