HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

06 Februari 2008

Israel Prakarsai Pembangunan Bait Suci III


PEMBANGUNAN Bait Suci ke-III di Israel semakin pasti. Ini dengan dibuatnya Meno-rah raksasa dari emas murni. Sumber Komentar Selasa (05/02) menjelaskan, pengerjaan Menorah raksasa dibuat se-cara detail oleh tiga rabbi dari Temple Institute, sebuah lembaga yang khusus mem-persiapkan pendirian Bait Suci ke-III, diketuai oleh Rab-bi Ariel dan Rabbi Yehuda Getz kepala Rabbi dari Wes-tern Wall.
Menurut sejarah, Menorah merupakan Lambang Negara Israel berbentuk kandil (kaki dian) bercabang 7, yang dahu-lu diletakkan di Bait Allah Ya-hudi. Tidak diketahui secara pasti di mana keberadaan Menorah yang dulu diletak-kan di Bait Allah itu, karena sejak Kota Jerusalem dirata-kan dengan tanah pada tahun 70 masehi oleh Jenderal Ti-tus, keberadaan Menorah ter-sebut tidak diketahui lagi sam-pai saat ini. 
Bahkan untuk selalu meng-ingat perjalanan historis bangsa Israel, Menorah seru-pa, meski tak terbuat dari emas murni, dibangun di de-pan Knesset (Gedung Parle-men Israel) dengan tinggi 5 meter. Menurut literatur, di-bangunnya Menorah ini, me-rupakan hadiah kemerdekaan untuk negara Israel dari Par-tai Buruh di Inggris. Menorah tersebut terbuat dari tembaga dan merupakan hasil karya dari seorang seniman Inggris bernama Benno Elkan. Pada tujuh cabangnya terdapat 29 ukiran timbul yang melukis-kan sejarah bangsa Yahudi. 
Cabang Pertama mencerita-kan bagaimana Yesaya mem-berikan sabda ilahi; Yokha-nan Ben Zakkai mendirikan sebuah pusat keagamaan yang baru di Yabne; Orang Ya-hudi di Spanyol dan pembua-ngan ke Babilonia.
Cabang Kedua mencerita-kan tentang Kitab Ezra; Ayub; Kitab Talmud; Kitab Kidung Agung. Cabang Ketiga mengi-sahkan Daud berperang mela-wan orang Filistin; pendara-tan para pengungsi Yahudi; dan persembahan Abraham.
Cabang Keempat melukis-kan Musa di Gunung Sinai; dua loh batu berisi Sepuluh Perintah Allah; ; Rut; Yehez-kiel; peristiwa Holocaust oleh Nazi Jerman yang memus-nahkan 6 juta orang Yahudi; kata-kata “Dengarlah hai Israel” (Shema Yisrael), yang merupakan awal dari Syaha-dat Yahudi; dan para kolonis Israel. Cabang Kelima menje-laskan tentang Simon Bar Kohba; harapan akan Mesias; pergulatan Yakob dengan Malaikat.
Cabang Keenam mengisah-kan tentang Rabbi Hillel; Rab-bi Hanina; Kabala; Halakha; dan peraturan keagamaan. Sedangkan Cabang Ketujuh mengisahkan Nabi Yeremia; Perang Makabe; penyem-bahan Tuhan; dan Nehemia. Adanya Menorah ini beserta gambar-gambar tersebut di depan Gedung Parlemen Is-rael dinilai sangat tepat sekali, karena akan selalu meng-ingatkan para anggota parle-men mengenai sejarah yang dialami oleh Bangsa Yahudi mulai dari ribuan tahun yang lalu sampai saat sekarang, dengan demikian para anggota parlemen diharapkan selalu berjuang demi kepenti-ngan bangsa Israel itu sendiri.
Menorah depan Kneset tentu berbeda dengan Menorah yang akan ditempatkan dalam Bait Allah Israel ke-III. Dimu-lainya pembangunan Bait Allah ke-III ini sering ditaf-sirkan secara teologis sebagai awal mula masa keseng-saraan besar bagi umat ma-nusia, di mana kedatangan Mesias atau Yesus Kristus yang kedua kalinya semakin dekat.(irv/*)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin