CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 
 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

Berita Tribun Olahraga  

06 Februari 2008

Terkait dualisme pelaksanaan musda
Walintukan: Percasi Sulut Bukan Organisasi Anak-anak

 

 IKUTI BERITA LAIN

Kejuaraan Motocross Piala Gubernur Digelar 27-30 Maret
Enam Petinju PON Sulut Uji Coba di Marinir Cup
Surat PB soal musda tak ditanggapi
Kuota Tenis Meja Sulut di PON, Dialihkan ke Daerah Lain
Pemerhati Softball Sulut Dukung Pelaksanaan Musda
Tampil di Olimpiade atau PON, Bonyx Mengaku Masih Bingung

Adanya dualisme di kubu Percasi Sulut terkait rencana pelaksanaan Musyawarah Daerah (musda), menuai tanggapan dari kalangan Pengurus Cabang. Di mana menurut Sekretaris Pengcab Percasi Manado, Fian Walintukan, dualisme di kubu Percasi Sulut ini sebaiknya tidak terjadi, sebab Percasi Sulut bukan organisasi anak-anak. 
Pada dasarnya, mekanisme organisasi haruslah dipahami secara mendalam, agar me-ngerti bagaimana jalannya or-ganisasi, seperti halnya Per-casi Sulut. 
“Jadi pengurus tak hanya asal-asalan saja, setiap peng-urus harus paham dan me-ngerti aturan main organisasi yang dijalaninya,” tegas Walin-tukan, kepada Komentar, Selasa (05/02) kemarin. 
Dikatakannya, sejauh ini, Pengcab Manado mendukung rencana pelaksanaan musda yang akan digelar oleh Sekreta-ris Umum Pengprop Percasi Su-lut, Drs Nico Wenas. “Kan sela-ma ini, yang terlihat aktif dalam kepengurusan Percasi Sulut hanya Pak Nico Wenas, jadi su-dah sepantasnya Pengcab Ma-nado mendukung rencana musda tersebut,” tandasnya sembari menambahkan Percasi Manado tidak ada kepentingan apapun terkait dukungan mus-da yang akan digelar oleh Nico Wenas, apalagi kalau hanya soal dukungan buat calon ke-tua nanti, masih banyak calon yang bakalan maju. 
Menyinggung pelaksanaan musda yang akan digelar oleh Ketua Harian, Hans Mameng-ko, ia mengatakan, kalau ketua harian akan menggelar musda, maka harus dilihat keabsahannya.
“Surat keputusan itu kan harus ditandatangani oleh ketua umum dan sekretaris, jadi kalau kalau sekretaris tak menandatanganinya, jelas su-rat tersebut tidak sah,” jelas-nya. 
Disinggung lagi terkait per-nyataan mundur ketua umum, yang menurut Hans Mameng-ko baru sebatas pernyataan lewat media massa dan belum ada surat resmi, ia menu-turkan, meskipun itu hanya lewat media massa, tapi secara tidak langsung sudah menya-takan mundur. “Masa ludah yang sudah dibuang mau dijilat kembali. Ini kan tidak logis, kalau memang kesannya hanya ingin main-main de-ngan organisasi ini, mereka harus melihat bahwa Percasi Sulut bukan organisasi anak-anak, dan jangan di obok-obok seperti ini. Apalagi ketua umum punya gelar doktor yang notabene punya kemam-puan intelektual yang baik,” ketusnya. 
Sementara itu, secara terpi-sah Ketua Pengcab Percasi To-mohon, Drs Agus E L Paath, sa-at dimintai tanggapan menga-takan, kaget juga dengan ada-nya rencana pelaksanaan mus-da oleh dua pihak. 
“Saya sudah lama tak meng-ikuti perkembangan Percasi Sulut. Tapi kalau memang ada seperti itu, maka jelas musda yang disetujui oleh KONI Sulut yang sah, karena memang dalam hal itu harus mendapat persetujuan dari KONI Sulut,” terang Paat.(sal)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin