|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Minut |
08 Februari 2008
|
|
50 pejabat eselon III dilantik
Roling Part III Ditunggu!
|
Pemkab Minut benar-benar ‘cuci gudang’ di awal tahun 2008 ini. Setelah melakukan perombakan pada tataran eselon II dua pekan lalu, Rabu (06/02) 50 pejabat eselon III pun dilantik menduduki posisi baru. Bukan hanya itu, menurut informasi dalam waktu dekat ini juga Pemkab Minut akan melakukan perombakan besar-besaran pada tataran eselon IV.
“Usai pelantikan 50 pejabat eselon III ini akan disusul de-ngan perombakan pada tatar-an eselon IV. Ini sementara dikaji dan dalam waktu de-kat diselesaikan. Pelantikannya akan dilakukan setelah dikon-sultasikan. Tapi draftnya su-dah ada,” tukas sumber Ko-mentar sambil mewanti-wanti namanya disimpan.
Sementara, Sekab Minut, Dra Dientje Tombokan saat membacakan sambutan Bu-pati Minut, Vonny A Panam-bunan menegaskan mutasi jabatan adalah hal yang biasa dalam jajaran birokrasi dalam rangka penyegaran untuk menghindari kejenuhan da-lam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pemba-ngunan. “Terlebih lagi as-pirasi yang berkembang di masyarakat menuntut hal ini untuk dilakukan,” tukas Tombokan. Hadir dalam pe-lantikan tersebut, jajaran Pemkab Minut, minus Wakil Bupati Minut, Drs Sompie Si-ngal MBA, di mana sesuai in-formasi menghadiri kegiatan di Desa Pulisan, Ketua DPRD Minut Sus Pangemanan SPd dan Wakil Pimdekab Minut Drs Denny Wowiling MSi.
Menanggapi wacana rolling part III yang akan digelar da-lam waktu dekat ini, Tombo-kan hanya membalas dengan senyum. “Pokoknya tunggu saja waktunya,” jawab Tom-bokan, seakan membenarkan informasi tersebut.
Rolling Part III nanti setidaknya mendapat dukungan dari sejumlah elemen masyarakat. Ketua Gerakan Bela Rakyat (Gebrak) Minut misalnya. Menurutnya, ‘cuci gudang’ mut-lak dilakukan, agar ada per-ubahan signifikan dalam pela-yanan masyarakat, terlebih untuk pejabateselon IV nanti.
“Kami sangat mendukung langkah pemkab ini. Seka-rang kami menanti rolling part III. Baik kepada eselon III dan IV seperti kepala-kepala pus-kesmas, pustu, kepsek SD-SMA/SMK, Kepala Balai Pe-nyuluh Pertanian di mana tugas-tugas mereka bersen-tuhan langsung dengan ma-syarakat. Kalau memungkin-kan sekalian saja dengan ta-taran asisten dan sekda,” tu-kasnya sambil tersenyum.
Sementara itu, Sus Pange-manan SPd menjelaskan, de-ngan adanya rolling jabatan ini, setidaknya memotivasi pa-ra pejabat untuk lebih lagi me-ningkatkan kinerja mereka. “Sebagai lembaga yang salah satu tugasnya mengawasi, akan melihat apakah benar para pejabat ini mampu mengim-plementasikan tanggung jawab yang diberikan pemerintah dan masyarakat,” pungkasnya.(irv)
|
|