|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Otonomi dan Suksesi |
08 Februari 2008
|
|
PG KK Seleksi 24
Bakal Calon Wali-Wawali
|
Partai Golkar (PG) Kota Kotamobagu (KK) menetapkan 24 nama bakal calon walikota dan wakil walikota (wawali), dalam rapat pleno di Sekretariat DPD 2 PG KK, Selasa (05/02) lalu. Tujuh nama untuk balon walikota, sementara untuk balon wawali ada 17 nama.
Nama-nama tersebut tak hanya dari kader Beringin sendiri, tapi termasuk para politisi di parpol lain, juga ada dari kalangan birokrat, profesi sampai independen. Dari tujuh balon papan satu yang telah dipinang Partai Golkar, empat di antaranya dikenal figur yang telah tersosialisasi apik di tengah warga KK, ma-sing-masing Ir Hi Siswa Rachmat Moko-dongan, Drs Hi Djelantik Mokodompit, Drs Syachrial Damopolii MBA dan Hi Hamdi Paputungan SH MM. Sedangkan tiga lainnya adalah Bambang Rachmadi, Tuti Gobel dan Effendi Manoarfa.
Hanya saja, banyak kalangan menganalisa tiga bakal calon yang kekuatannya nyaris ber-imbang adalah Rachmat, Djelantik dan Syach-rial. Singkatnya, calon walikota PG tak akan lepas dari tiga nama ini, di mana Djelantik dan Syachrial boleh jadi akan bersaing ketat dalam survei yang digeber DPP PG. Bila saja per-saingan keduanya jadi panas dan tak ter-kendali, maka saat itu peluang besar ada di tangan Rachmat .
Sedangkan untuk balon wakil walikota, yang cukup mengejutkan munculnya nama Aditya Didi Moha SKed (ADM). Figur muda populis nan brilian ini sebelumnya tersosialisi sebagai satu-satunya jagoan tanah Totabuan untuk diusung ke DPR RI pada Pemilu Legislatif 2009 nanti. Sehingga dengan kemunculan namanya sebagai salah satu balon wawali, diprediksi bakal menjadi biang gerutu bagi kandidat wawali lain yang telah tersosialisi lebih dulu. Kapasitas tokoh pemuda Totabuan ini sebagai Ketua DPD KNPI Bolmong sekaligus Benda-hara Umum PG Sulut, menjadi keunggulan tersendiri yang tak gampang ditandingi.
Meski demikian prediksinya, namun Ketua DPD PG KK Hi Syamsudin Kudji Moha BBA dalam rapat pleno yang dihadiri 80 persen pe-ngurus, dengan bijak menekankan pihaknya memandang sama semua balon karena mereka memiliki peluang yang sama. Tidak ada yang diistimewakan, semuanya akan diserahkan pa-da mekanisme partai untuk menetapkan siapa balon terkuat yang layak diusung.
“Olehnya kami mengimbau tetap menjaga soli-ditas pengurus. Berikan kemudahan-kemudahan bagi bakal kandidat,” imbau Kudji.(tus)
|
|