|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Pendidikan dan Budaya |
08 Februari 2008
|
|
Wacana Pembentukan Fakultas
Ilmu Kelautan (Kembali) Mengemuka
|
Adanya rencana pembentukan fakultas baru di Uni-versitas Sam Ratulangi, ternyata kembali mencuatkan rencana serupa yang juga sempat mengemuka beberapa tahun lalu, yaitu pembentukan Fakultas Ilmu Kelautan yang saat ini berstatus Program Studi (PS) di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK).
Apalagi menurut sejumlah sumber yang berhasil dirang-kum, ide ini ternyata sudah berproses hingga ke tingkat rektor yang kala itu masih dija-bat Prof J Paruntu. Bahkan ka-barnya proses ini sudah sampai di Direktorat Perguruan Tinggi (Dikti), namun karena berbagai hal terhenti hingga saat ini. Hal ini pun dibenarkan oleh Dekan FPIK, Prof Dr Ir Alex Masengi. “Memang tahun 1990-an hal tersebut sempat mengemuka,” katanya menjawab Komentar, Rabu (06/02) lalu.
Namun pada prinsipnya dite-gaskan Masengi, pihak fakultas akan mendukung jika memang ada peluang ke arah tersebut. “Kalau memang ada peluang, tentu akan kita dukung,” tukas Masengi. Apalagi lanjutnya saat ini di Indonesia belum ada Fakultas Ilmu Kelautan.
Meskipun untuk saat ini, lan-jutnya keinginan tersebut agak sulit terwujud. “Sekarang ini agak susah, sebab dari segi pendanaan pemerintah semua mengalami perampingan. Di samping itu untuk menjadi fa-kultas, IK harus menjadi juru-san dan memiliki minimal dua PS,” papar Masengi.
Hal lain yang menjadi kendala kata Masengi adalah jumlah mahasiswa yang secara umum mengalami penurunan. “Me-mang bidang minat yang ada bisa saja menjadi PS. Tapi agak susah juga karena jumlah ma-hasiswa yang semakin berku-rang,” jelasnya. Di samping itu, jumlah Perguruan Tinggi (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang melaksana-kan pendidikan Perikanan dan Kelautan juga semakin banyak. “Di Sulut saja ada sekitar enam, baik PTN maupun PTS, sedang se-Indonesia sudah mencapai 100-an,” imbuhnya.
Sementara Ketua Ikatan Sar-jana Kelautan Unsrat (ISKU), Danny Oroh SPi menyatakan bahwa wacana pendirian Fa-kultas Ilmu Kelautan ini bah-kan sudah diajukan sebelum Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA). “Jadi sebenarnya ini bukan hal baru, tapi mungkin kembali terangkat setelah ada wacana pembentukan fakultas baru. Selama untuk kemajuan Ilmu Kelautan itu sah-sah saja dan tentunya harus didukung,” tegas Oroh yang diamini alumnus IK lainnya, Jefry Polii, Danny Rep-py dan Juan Tuwonaung.(vic)
|
|