|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Pendidikan dan Budaya |
09 Februari 2008
|
|
Kansil: Buta Aksara di Sulut Terendah se-Indonesia
|
Prestasi membanggakan dicapai Sulut. Pasalnya dalam Rapat Rembuk Pendidikan Nasional Tahun 2008, terungkap bahwa buta aksara di Sulut terendah di Indonesia yaitu hanya 0,7 persen. Demikian dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas), Drs Djouhari Kansil MPd jumat (08/02) kemarin.
Keberhasilan tersebut merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi Diknas Sulut yang juga didukung oleh peran serta pemerintah dan warga masyarakat yang sadar akan pentingnya pendidikan. “Selain urutan terendah buta aksara, beberapa keberhasilan pendidikan di Sulut yang disampaikan kepada presiden Republik Indonesia, antaranya hasil ujian nasional yang nilai rata-rata kelulusannya diatas 7, Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan anak usia dini (Paud) capai 44,23 persen yang dicapai 78 lembaga baru dan lembaga lanjutan, kemudian Angka Partisipasi Murni (APM) SD capai 91 persen,” urai Kansil kepada wartawan.
Namun dengan keberhasilan tersebut, lanjut kansil ada beberapa hal yang akan dibenahi dan ditingkatkan. Misalnya, program penambahan gedung SMK serta program sekolah satu atap yang akan dibangun didaerah kepulauan dan daerah terpencil. Juga program wajib belajar 12 tahun dan bantuan buku murah bagi warga belajar Sulut yang akan dilakukan sesuai instruksi Presiden RI. “Dimana pendidikan harus memenuhi 3 unsur, yaitu Murah, Mutu dan Merata,” pungkasnya.(tr-04)
|
|