|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Bolamania |
12 Februari 2008
|
|
STADION JALAK HARUPAT BANDUNG
Kick Off: 20.00 WITA LIVE ANTV
Sriwijaya FC VS PSMS Medan
GENGSI SUMATERA
|
Untuk menunjang kontingen Sulut ke PON XVII di Kaltim mendatang, Pemerintah Kabu-paten/Kota akhirnya menyepa-kati akan memberikan bantuan minimal Rp 500 juta rupiah. Hal tersebut ditetapkan dalam rapat antara Pemprop dan Pemkab/Pemkot yang digelar di ruang rapat gubernur, Senin (11/02).
Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Gubernur Sulut, Freddy H Sualang, karena gubernur saat ini sedang berada di luar daerah. Dalam penyampaiannya, Sua-lang mengatakan, maksud dan tujuan pelaksanaan rapat ini adalah untuk membahas ang-garan tim PON Sulut. “Rapat ini dilaksanakan agar Pemerintah Kabupaten/Kota bisa mem-berikan komitmennya secara konkrit terkiat pendanaan tim PON Sulut ini,” kata Sualang.
Di samping itu juga, kata dia, pada waktu lalu pemkab/pemkot telah mengalokasikan dana PON dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). “Untuk itu dalam rapat ini kiranya dapat ditentukan berapa besar bantuan dari pemkab/pemkot,” tandasnya.
Menurutnya, dana Rp 7,5 M yang tersedia saat ini sangat minim, apalagi sekarang ini segala sesuatunya sudah naik. Ia membandingkan, pada PON lalu saja dana yang tersedia lebih banyak dari dana yang tersedia sekarang ini. “Pak Gubernur sen-diri telah menginstruksikan agar kabupaten/kota bisa membantu pendanaan dana PON,” ung-kapnya.
Sebelum penetapan, masing-ma-sing utusan dari kabupaten/kota bervariasi dalam memberikan pen-jelasan. Umumnya mereka belum bisa menentukan berapa besar bantuan yang akan diberikan. Se-perti yang dikatakan oleh Bupati Minsel, Drs Ramoy Luntungan, bahwa pihak kabupaten/kota ma-sih menunggu penetapan angka riil dari Pemprop. “Hal ini dimaksud-kan supaya setiap kabupaten/kota sudah tahu berapa besar anggaran yang diperlukan untuk membantu dana PON ini,” kata Luntungan sembari menambahkan, sudah jelas daerah sangat mendukung rencana ini, karena PON berpe-ngaruh pada nama Sulut.
Di satu sisi, ia mengakui, Minsel belum menentukan secara pasti berapa bantuan yang akan dibe-rikan. karena belum ada angka riil dalam hal jumlah yang diperlukan untuk pembiayaan PON ini. Saya juga harus menyesuaikan dengan pihak kabupaten/kota lainnya agar supaya ada kesepakatan dalam memberikan bantuan,” tukasnya.
Rapat yang digelar selama kurang lebih satu jam ini, akhirnya menemukan kata sepakat, di ma-na angka riil masing-masing dae-rah dalam memberikan bantuan sebesar Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar. Menanggapi hal ini, utusan kabupaten/kota bervariasi dalam memberikan penjelasan, seperti halnya dengan utusan Kabu-paten Sangihe yang diwakili oleh Asisten II Pemerintah Kabu-paten (Pemkab) Sangihe, Ferdi-nand Wenas. Ia mengatakan, untuk Kabupaten Sangihe telah menetapkan anggaran buat dana PON sebesar Rp 250 juta.
Namun begitu, itu bukan meru-pakan angka yang pasti, tetap akan ada perubahan. “Ini tinggal menunggu surat dari Pemprop agar bisa menyurati ke kabupa-ten/kota karena memang hal ini perlu lagi pembahasan lagi antara pemerintah dan dewan kabupaten/kota. Namun yang jelas, Kabu-paten Sangihe pasti sangat men-dukung bantuan dana PON ini,” ungkap Wenas.(sal)
|
|