|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Manado dan Sekitarnya |
12 Februari 2008
|
|
PNS Bakal Terima Selisih Gaji
|
Ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dipastikan akan menerima selisih kenaikan gaji yang sudah diberlakukan pemerintah pusat sejak Januari 2008 ini.
BPKP Periksa Realisasi DAK 2007
Manado, KOMENTAR
Penyaluran anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) 2007 di Manado yang hingga kini be-lum tuntas, ternyata menjadi perhatian Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulut.
Buktinya badan tersebut se-dang melakukan pemeriksaan di Bagian Keuangan Sekreta-riat Kota (Setkot) Manado ter-kait DAK tersebut. Hal ini di-akui Kepala Bagian Keuangan Pemkot Manado, Wenny Rolos SE saat dikonfirmasi sejum-lah wartawan, Senin (11/02) kemarin.
Menurut Rolos, saat ini me-reka tak bisa memastikan dan mengekspos seberapa persen realisasi keuangannya karena sedang dalam pemeriksaan BPKP Sulut. Namun demikian dipastikan capaiannya belum 100 persen. “Belum 100 per-sen tapi sekarang sedang di-monitor saja bukan diaudit oleh BPKP. Nantinya juga kita akan mengevaluasi penggu-naan anggarannya,” jelas Ro-los singkat.
Sementara itu personil Ko-misi D Dewan Kota (Dekot) Manado, Agustin Kambey mempertanyakan sebenarnya aturan mana yang dipakai Pe-merintah Kota (Pemkot) dalam pencairan DAK ini. Dimana menurutnya, sesuai aturan yang juga diberlakukan di da-erah lain semisal Minahasa Utara dan Minahasa Selatan, anggaran tersebut harus di-cairkan di rekening sekolah baru digunakan untuk mem-biayai pekerjaan yang mereka laksanakan.
“Tapi di Manado agak beda karena langsung dibayarkan oleh Bagian Keuangan dan sekarang setelah ada ke-terlambatan mereka ber-alasan berkas yang lambat dimasukan dan sebenarnya hal itu tidak benar,” tukas Kambey.
Menurut temuannya dari pengakuan sejumlah kepala sekolah, mereka memasukan berkas tepat waktu pada akhir tahun anggaran sehing-ga tidak beralasan kalau di-katakan kepala sekolah yang salah dalam hal ini. Dia juga menyorot laporan Bagian Ke-uangan saat hearing beberapa waktu yang lalu mengklaim sudah membayarkan DAK, khususnya di Dinas Pendidi-kan Nasional tersebut sekitar 90-100 persen.
“Kenyataannya masih ada yang datang mengaku ada banyak tunggakan lagi,” tukasnya sembari mendesak agar lanjutan hearing DAK tersebut dapat segera digelar untuk mengetahui jelas per-soalannya.(gra)
|
|