HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

13 Februari 2008

Pembunuhan istri dan anak polisi di Bitung
Preman Jakarta Diduga Terlibat 


Upaya polisi untuk meng-ungkap kasus pembunuhan sadis terhadap Kusnaida Ku-naini alias Ninil (29) dan Mo-hammad Rizky Marjuni (3), is-tri dan anak anggota polisi Briptu Ali Marjuni pada Senin (07/01) silam, mulai menun-jukkan titik terang. Ada duga-an pembunuhan ini melibat-kan seorang preman asal Ja-karta. 
Sebab saksi kunci RJ alias Rojak yang tengah diburu tim buru sergap (Buser) Polres Bi-tung, selama beberapa pekan terakhir ini, diduga kuat ter-libat sejumlah kasus kekera-san di Jakarta. Bahkan bela-kangan Rojak diketahui se-bagai preman kelas kakap yang juga tengah diburu apa-rat Polres Bekasi Jakarta.
Sebagaimana informasi yang berhasil dirangkum menye-butkan, saksi Rojak sendiri diketahui baru muncul di Ko-ta Bitung bersama istrinya saat bulan puasa tahun 2007 silam. Selanjutnya, oleh Yus yang berhubungan tali per-saudaraan dengan Rojak, memperkenalkannya dengan Keluarga Briptu Ali Marjuni. “Perkenalan Rojak dan Yus berawal ketika Rojak yang baru datang dari Jakarta pada bu-lan Oktober lalu, sempat ting-gal sekitar dua bulan di rumah orangtua Yus di Kelurahan Gi-rian Atas, Kecamatan Girian,” ujar sumber resmi koran ini yang meminta agar namanya tidak dikorankan.
Selanjutnya, selang dua bulan kemudian, Rojak bersama istrinya pindah rumah, di kompleks Sari Kelapa. Pemilik rumah tersebut tidak lain adalah keluarga Rojak yang sudah lama menetap di Kota Bitung. “Awalnya polisi tidak mencurigai saksi Rojak, namun setelah kasus pembunuhan tersebut, tanpa alasan yang jelas Rojak bersama istrinya menghilang dan sampai saat ini tidak diketahui di mana tempat persembunyian mereka,” ujar sumber lagi. 
Sementara itu, Tim Buser Pol-res Bitung sendiri dilaporkan telah melakukan pengejaran hingga ke Jakarta. Diduga kuat Rojak bersembunyi di wilayah Bekasi, sehingga Polres Bitung telah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Resort Bekasi untuk membantu pencarian saksi Rojak tersebut. “Kami masih terus mengembangkan penyelidikan dan penyidikan kasus ini dan kemungkinan besar setelah saksi Rojak ber-hasil diamankan, maka akan terungkap kasus ini secara jelas, apalagi Rojak dilaporkan pernah terlibat sejumlah kasus di Bekasi,” tandas salah satu pejabat di Mapolres Bitung.
Informasi lainnya menyebut-kan, penyebab sehingga Yus rela mengakui kalau dirinya sebagai pelaku utama dalam kasus pembunuhan sadis ini, lantaran Yus sebelum diaman-kan polisi di rumah beberapa waktu lalu, diduga sempat mendapatkan ancaman dari dua oknum pelaku yang dise-butkan Yus dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Jumat pekan lalu.
Pada bagian lain, Istri Yus, yang berhasil ditemui warta-wan di Mapolres Bitung, Selasa (12/02) kemarin, menjelaskan, kalau dirinya tetap yakin dan percaya bahwa suaminya Yus bukan pelaku sebenarnya dalam kasus pembunuhan ini.
“Kita tahu kita pe laki pe kalakuan, jadi biar dorang mo ancam pa kita pe keluarga, kita tidak pernah takut, karena kami yakin hidup mati se-seorang ditentukan oleh Tuhan,” tandasnya. 
Pihak polisi sendiri saat di-konfirmasi wartawan melalui Kapolres Bitung AKBP Drs Sungkono, belum menda-patkan jawaban resmi, menyu-sul ponsel Kapolres sendiri saat dihubungi tidak diaktif-kan.(oan) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin