|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Mimbar dan Keagamaan |
13 Februari 2008
|
|
Wakil Ketua NU Sulut:
Agama Bisa Tingkatkan Etos Kerja
|
Wakil Ketua NU Sulut, Drs H Halil Domu MSi, Selasa (12/02) mengatakan, pengajaran agama yang benar dapat me-numbuhkan semangat dan etos kerja yang tinggi. Seba-liknya, pengajaran agama yang salah justru menurunkan semangat dan etos kerja.
Domu mengajak kepada pa-ra pemimpin dan tokoh aga-ma agar meningkatkan etos kerja masyarakat melalui pe-ngajaran agama. “Selama pe-ngajaran agama dilakukan se-cara benar dan tepat, akan membuahkan motivasi besar untuk membentuk etos kerja, kretivitas dan produktivitas. Namun, kalau pengajaran agama salah metode dan ma-teri, akan melemahkan moti-vasi,” ungkap Domu.
Domu yang juga Kakanwil Depag Sulut menambahkan, selain pentingnya motivasi melalui pengajaran agama, untuk meningkat perekono-mian bangsa di dunia, un-dang-undang ekonomi di du-nia harus benar-benar mem-bela ke-pentingan rakyat kecil.
Dalam kehidupan bermasya-rakat me-nurut dia, diperlukan iman yang kuat sesuai dengan aja-ran agama masing-masing. “Terlebih lagi yang diharap-kan adalah saling menghor-mati dan menghargai tentang perbedaan yang ada di te-ngah-tengah masyarakat. Dengan menghargai perbeda-an maka akan tercipta kehar-monisan dalam kehidupan,” tambahnya.
Berkaitan dengan keruku-nan umat beragama di me-nambahkan, kehidupan di-tengah-tengah masyarakat memang perlu saling meng-hargai satu dengan yang lain. Apalagi dalam kehidupan beragama sangat diperlukan saling menghormati satu dengan yang lain terlebih dalam menjalankan ibadah. Dengan demikian akan ter-cipta kerukunan hidup umat beragama.(lex)
|
|