|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Minut |
13 Februari 2008
|
|
Badan Kehormatan harus tegas
DPRD Minut Dituntut Optimalkan Pelayanan Masyarakat
|
Jika dulu masyarakat tak terlalu ‘menuntut’ soal kinerja dewan mengingat masih ‘menumpang di rumah orang’, kini seluruh anggota DPRD Minut dituntut untuk lebih mengoptimalkan pelayanannya kepada masyarakat. Wajar jika masyarakat saat ini menuntut, sebab Selasa (12/02) Gedung DPRD Minut resmi ditahbiskan untuk digunakan lewat ibadah syukur.
“Saat ini tak ada alasan lagi dari legislator untuk membuat berbagai alasan terkait dengan kinerja mereka. Gedung DPRD Minut yang baru sudah ada, meski harus ditindaklanjuti dengan sejumlah pembenahan. Tetapi ini sudah sangat representatif bagi mereka untuk mengoptimalkan pelayanan masyarakat. Harapan kami, dewan lebih greget lagi dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat Minut,” ungkap sejumlah warga Minut kepada Komentar Selasa (12/02) kemarin.
Di sisi lain, Ketua Gebrak Minut William Luntungan menegaskan, tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Badan Kehormatan (BK) DPRD Minut harus dijelas dan dijalankan. “Dulu banyak alasan sehingga ada sejumlah anggota dewan angin-anginan dalam bertugas karena alasan tempat. Nah…ini menjadi tantangan bagi BK DPRD Minut. Apakah BK mampu menegakkan disiplin dan menjalankan tupksinya, tentu sebagai masyarakat kami hanya bisa menunggu action dari BK,” tegasnya. Apalagi terpantau kemarin, dari 24 legislator Minut, yang hadir 22 orang sedangkan duanya lagi masing-masing Dantje Katuuk dan Joubert Sengkey tidak hadir dan tidak ada kabar apa ada halangan atau tidak.
KHIDMAT
Terpantau kemarin, persemian disertai pentahbisan digunakannya Gedung DPRD Minut yang digadang-gadang akan dinamakan Gedung Tumatenden atau Gedung Tamporok bahkan Gedung Tonsea ini berlangsung khidmat. Didahului dengan doa pentahbisan oleh Pdt Alexander Koloay STh dilanjutkan pengguntingan pita oleh Ketua DPRD Minut Sus Pangemanan SPd disaksikan dua Wakil Pimpinan Dekab Minut Drs Denny Wowiling MSi, Thomas Sagay dan Wakil Bupati Minut Drs Sompie Singal MBA dan Sekkab Minut Dra Dientje Tombokan. Sedangkan ibadah dan khotbah dalam ruang paripurna DPRD Minut dipimpin oleh Pdt Rudy Wauran STh.
Wakil Bupati Minut Drs Sompie Singal MBA menegaskan dengan ditahbiskannya Gedung DPRD Minut ini, merupakan bukti langkah maju pembangunan di Minut.
“Ini keberhasilan eksekutif dan legislatif dalam pembangunan, untuk menunjang kinerja dewan. Setidaknya dengan gedung yang represntatif ini dean bisa menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab. Memang masih ada yang harus dibenahi, tapi dengan mulainya kantor ini digunakan maka selangkah demi selangkah, pembenahan dilakukan,” katanya.
Sementara Ketua DPRD Minut Sus Pangemanan SPd, Wakil DPRD Minut Drs Denny Wowiling MSi dan Thomas Sagay serta seluruh anggota dewan menegaskan, pihaknya berkomitmen meningkatkan kinerja. “Dengan adanya gedung ini yang dibangun dari uang rakyat, setidaknya akan dikembalikan kepada masyarakat lewat kinerja tugas dan tanggung jawab kami sebagai anggota dewan,” kata mereka.
Di sisi lain Ibu Sus menyatakan salut atas hasil kerja kontraktor yang mengerjakan gedung dewan. “Hasil proyek ini bisa dijadikan contoh, sebab dilihat dari kualitasnya sangat baik,” tukasnya.(irv)
|
|