CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Kota Tomohon dan Sekitarnya

13 Februari 2008

Ratusan ayam milik warga mati mendadak
Tetelo yang Mirip Flu Burung Serang Tomohon

 

 IKUTI BERITA LAIN

Tomohon, Satu-satunya Kota di Indonesia Pelaksana P3TIP

Pembangunan Resting Area di Kinilow Tetap Jalan

Kelurahan Talete I, Langganan ke Istana Negara

Minim, Tenaga Dokter dan Perawat di Pustu Kakaskasen I

Empat Ranperda OPD Segera Diparipurnakan

Belakangan ini, warga peternak ayam yang ada di sejumlah kelurahan di Kota Tomohon seperti Kelurahan Kolongan, Walian, Kamasi dan Kakaskasen dilanda keresahan. Pasalnya, ternak ayam milik warga banyak yang mati mendadak karena diserang penyakit Newcastle Desease (ND) atau Tetelo. 

Sementara itu, dari laporan yang diterima jumlah keselu-ruhan ayam yang terkena pe-nyakit ND di empat kelurahan itu sekitar 100-an ekor. “Kita pe ayam so banyak yang mati kare-na kena penyakit Tetelo. Ada 38 ekor ayam yang so mati, pada-hal sebelumnya tu ayam-ayam itu kita so seminum obat mar nda mempan. Penyakit ini meng-gila komang noh,” tutur Sandy Mongkau, warga Kolongan yang mengaku resah.
Secara terpisah, Adi, warga Kamasi, Denny S, warga Walian dan Victor Taroreh, warga Ka-kaskasen, juga mengaku resah dengan menggilannya penyakit Tetelo ini. Masing-masing warga ini mengaku, jumlah ayam milik mereka yang terkena penyakit Tetelo diatas 25 ekor.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, Peterna-kan dan Perikanan (Distabu-nakan) Kota Tomohon, Ir Vonny Pontoh MBA ketika dikonfirmasi melalui DrH John Karundeng, Selasa kemarin, membenarkan penyakit Tetelo saat ini menye-rang ternak ayam di Kota Tomo-hon. “Laporan resmi dari masya-rakat belum ada, tapi dari pan-tauan kami di lapangan banyak ternak ayam yang terkena penya-kit Tetelo,” tukas Karundeng.
Dijelaskannya, penyakit ini disebabkan oleh virus dan bak-teri yang tidak bisa diobati. “Bia-sanya penyakit ini muncul saat perubahan musim. Penyakit ini tak bisa diobati tetapi bisa dice-gah yakni dengan jalan vaksinasi. Vaksinlah ternak ayam sebelum terkena penyakit Tetelo ini,” im-buh Karundeng seraya menam-bahkan, penyakit Tetelo ini mirip dengan flu burung. Gejala-ge-jalanya sangat mirip seperti ting-kat kesakitan tinggi, kuncinya.
Sekadar diketahui, penyakit ini dapat menimbulkan angka kematian yang sangat tinggi (mencapai 100 persen) dan waktu penyebarannya yang sa-ngat cepat, baik pada ayam ras, ayam buras maupun jenis ung-gas lainnya. Menurut para ahli, penyakit ini dapat menular pa-da manusia dengan gejala klinis konjuntivitis (radang konjuntiva mata) walaupun kasusnya sa-ngat jarang dijumpai. Sedangkan pada unggas dan burung liar lainnya dengan gejala klinis.(jok)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin