|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
14 Februari 2008
|
|
Pejuang Bolsel dan Boltim Yakin Pemekaran Disahkan
|
Adanya kekhawatiran pe-ngesahan RUU 12 daerah pemekaran yang di dalamnya terdapat Bolmong Selatan (Bolsel) dan Timur (Boltim) bakal molor hingga Pemilu 2009, ditanggapi kritis para tokoh pejuang kedua daerah pemekaran tersebut.
Malah tokoh kunci pemben-tukan Bolsel, Hi Syamsudin K Moha BBA saat dihubungi via ponsel kemarin (13/02) siang, mengaku heran dengan opini yang berhembus bahwa pe-ngesahan Boltim dan Bolsel akan molor sampai Pemilu 2009 selesai.
Pasalnya, dalam pertemuan dengan DPR RI, DPD RI dan Mendagri awal pekan ini, te-lah menyimpulkan dua dae-rah baru di Bolmong plus 10 daerah lainnya yang surat presidennya turun sejak Desember lalu, sudah tidak ada masalah lagi.
“Saya sekarang di Jakarta. Saya tidak mendengar soal penundaan itu. Karena sudah dijadwalkan bahwa pengesa-han Bolsel dan Boltim akan dilakukan bulan depan (April, red) dalam Sidang Paripurna DPR RI,” tegas Kudji optimis. Senada dengan Kudji, tokoh Bolsel lainnya, Hi Herson Ma-yulu SIP yang pekan lalu baru saja didaulat sebagai waket dewan mengatakan, alasan bahwa Depdagri masih akan mengkaji lagi kelengkapan mau pun kesiapan 12 daerah otonomi baru, termasuk Bol-sel dan Boltim, tampaknya kurang tepat.
Sebab hal itu sama saja de-ngan mementahkan kembali surat presiden atau surpres yang sudah turun sejak De-sember lalu. Berikut kalau so-al pembagian dapil menjelang Pemilu 2009, Mayulu menilai hal itu tidak sulit dan gam-pang diatur. Olehnya, Mayulu mengimbau kepada masyara-kat baik Bolsel dan Boltim agar tetap tenang, karena ia optimis semua akan berproses tahun ini juga. Tapi mengapa pernyataan pemerintah pusat dan daerah justru berbeda?
“Ini seperti menyanyikan se-buah lagu, bahwa intonasi dan iramanya bisa saja berbeda ketika dilantunkan oleh orang yang berbeda. Tapi tujuannya tetap sama,” ucap Mayulu di-plomatis. Sedangkan suara dari Bolmong Timur (Boltim), sebe-lumnya telah disampaikan pe-tinggi Presidium Boltim, Hi Su-nardi Sumantha SIP. Ketua De-kab Bolmong ini mengatakan, opini yang berkembang dari pusat itu merupakan dinamika dalam sebuah perjuangan. Yang mengandung maksud agar warga Boltim dan Bolsel lebih terpacu dan termotivasi. Dia juga tetap optimis, daerah me-reka akan segera disahkan se-bagai daerah otonomi baru.(tus)
|
|