|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Mimbar dan Keagamaan |
14 Februari 2008
|
|
Domu: Masih Banyak Sekolah Termarjinalkan
|
Humas Kanwil Depag Sulut, Pdt John Tilaar, Rabu (13/02) menegaskan, alasan, kanwil agama Sulut untuk membantu pembangunan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) di Pinolosian dan kunjungn kerja (kunker), Senin (11-13/02) adalah, karena selama ini yang menjadi perhatian, sekolah-sekolah negeri.
Oleh sebab itu, kanwil agama Sulut menyentuh mereka (sekolah-red) yang terkadang dimarjinalkan atau dipinggirkan.
Seperti, MTs di Buroko dan Pinolosian yang hanya beratapkan daun rumbia (katu) yang telah bocor dan rusak parah. Juga SMTK Pinogaluman yang bangunannya sangat darurat. “Disisi lain, guru dan orang tua memiliki semangat yang luar biasa untuk menyekolahkan anak-anak mereka,”tandasnya.
Sementara itu, dihari kedua, Selasa (12/02), Kakanwil Depag Sulut, Hi Halil Domu bersama rombongn menyusuri pantai selatan Bolmong, yaitu Molibagu dan Pinolosian. Masih dalam fokus yang sama, yaitu melihat sekolah-sekolah dan tatap muka dengan toga dan tom. “Di Bolmong Selatan, juga lewat Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) kanwil agama Sulut akan membangun empat ruang belajar di MTS Ilomata Pinolosian. Dan di SMTK agama Sulut memberikan bantuan awal sebesar Rp 70 juta dan 5 juta untuk dana operasional,”ujarnya.
Sementra itu, kunjungan kerja (kunker) ini didampingi kakandepag Bolmong, Drs H Suhada Mokoagow, Kabag TU Drs Hamza Radjab, Kepala Bidang Urisan Agama Islam Drs Syaban Mauludin, Kepala Bidang Pondok Pesantren Drs RM Hanafi MAP, Kepala Bidng Mapenda Drs Kudrad Dukalang MPd, Drs Jifry Kawung, Suleman Awad MPd, Irwan Mus MSi, Taufik Pakaya, Yahya W Pasiak Sag, MM.(aan)
|
|