|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Induk |
14 Februari 2008
|
|
Metode Pemberantasan EG Masih Dicari
|
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa masih terus mencari metode tepat yang akan digunakan dalam rangka pemberantasan Eceng Gondok (EG) di Danau Tondano. Hal ini diakui Bupati Minahasa, Stefanus Vreeke Runtu.
Menurutnya, ada beberapa opsi yang bisa dipilih, seperti pemberantasan EG dengan menggunakan sistem Padat Karya. Artinya, siapa yang bekerja akan mendapat bayaran. Namun metode apapun yang bakal diterapkan, realisasinya nanti direalisasikan setelah Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada 17 Maret mendatang.
Sambil mencari metode yang tepat, katanya lagi, pemkab akan terus melakukan pengangkatan EG ini secara rutin. “Siapa tahu sebelum pelantikan Eceng Gondok di danau sudah habis. Kalau ini yang terjadi, berarti metode pemberantasan EG sudah tidak diperlukan lagi,” pungkasnya, kepada sejumlah wartawan belum lama ini di gedung DPRD Minahasa.
Sementara dari pantauan harian ini, EG umumnya terpusat di pesisir danau bagian timur, atau di wilayah Kakas dan sekitarnya. Menurut warga setempat, EG di danau biasanya menumpuk di suatu lokasi tertentu karena arah angin. Jadi apabila saat ini angin bertiup dari arah barat ke timur, wilayah Kakas kena getahnya.
“Biasanya memang begitu. Tapi kalau arah angin berganti, wilayah pesisir lain yang kena,” ketus Noldy, warga Kakas.(dav)
|
|