|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Minut |
14 Februari 2008
|
|
Seriusi masalah
kamtibmas
Muspida Kritisi Wilayah ‘Kekuasaan’ Minut
|
Ada pemandangan menarik yang terjadi Rabu (13/02). Itu dengan berkumpulnya Dandim 1309 Manado Letkol Furdyantoso, Dandim 1310 Bitung Letkol Echsan, Ketua PN Manado Ridwan Damanik, Kapolres Minut AKBP Agus Sulistiyono, Wakil Bupati Minut Drs Sompie Singal MBA didampingi Sekkab Dra Dientje Tombokan diruangan Ketua DPRD Minut Sus Pangemanan SPd.
Pertemuan yang berlangsung tertutup tersebut sempat menimbulkan tanda tanya di kalangan pers. Usut punya usut, ternyata pertemuan tersebut merupakan meeting perdana jajaran Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Minut di tahun 2008. Usai pertemuan yang berlangsung sekitar Pukul 10.00-12.30 WITA, Wakil Bupati (Wabup) Minut Drs Sompie Singal MBA memberikan penjelasan singkat kepada pers. Meski terlihat sangat hati-hati, Singal menjelaskan pada intinya Muspida mengkritisi masalah kamtibmas Minut. “Yang dibahas adalah soal stabilitas daerah, penanganan dan pencegahan kriminal, penanganan bencana alam. Intinya muspida harus sinergis,” jelas Singal singkat.
Sementara Ketua DPRD Minut Sus Pangemanan SPd menambahkan, selain masalah kamtibmas, juga dibahas wilayah ‘kekuasaan’ atau area otonomi Minut. “Seperti perbatasan, Minut-Manado, Minut-Bitung dan Minut-Minahasa. Soal tapal batas ini harus diseriusi dan diperjelas agar dikemudian hari tidak menimbulkan hal-hal yang tak diinginkan oleh kita semua,” jelas Ibu Sus.
Menyinggung masalah keamanan, Ibu Sus menjelaskan sempat dibicarakan juga dalam rapat tersebut. “Seperti kasus pembobolan kantor-kantor pemerintahan dan legislatif. Hal ini terus diseriusi dan pengamanan disepakati akan terus ditingkatkan. Adalah hal yang wajar juga jika Pemkab Minut menyiasati dana untuk keamanan,” jelasnya.(irv)
|
|