|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Pendidikan dan Budaya |
14 Februari 2008
|
|
Wokas: Tuittion Fee Tidak Wajib
|
Adanya penolakan mahasiswa Unsrat khususnya angkat-an 2007 terhadap pemberlakuan pungutan Tuittion Fee dari pihak rektorat sebesar 10 ribu rupiah per SKS, menu-rut Sekretaris Senat, Prof Dr Ir Ferdie Wokas merupakan salah satu kebijakan yang diambil untuk menutupi keku-rangan dana.
Dikemukakan Wokas Rabu (13/02), senat fakultas mene-rima masukan dari fakultas dan selanjutnya dibahas un-tuk kemudian disepakati ber-sama. “Tuittion fee ini diberla-kukan namun tidak diharus-kan. Semuanya tergantung dari masing-masing fakultas yang tujuannya untuk menu-tupi kekurangan dana di Uns-rat untuk meningkatkan kua-litas pendidikan seperti peme-nuhan sarana prasarana kampus, kesejahteraan dosen agar lebih semangat untuk mengajar, biaya honor dosen dan sebagainya,” urai Wokas sembari menjelaskan bahwa Tuittion Fee ini merupakan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Terkait hal tersebut, Fakul-tas Matematika dan Ilmu Pe-ngetahuan Alam (FMIPA) me-nyatakan bahwa pihaknya be-lum memberlakukan pungut-an ini “Kami belum memberla-kukan adanya Tuittion Fee ba-gi mahasiswa angkatan baru. Mengingat fakultas ini adalah fakultas kecil dan masih da-lam pembenahan kampus. Apalagi dengan pertimbangan ekonomi mahasiswa yang pa-da umumnya masih berstatus golongan menengah ke ba-wah,” ujar Dekan FMIPA Uns-rat, Dr Edwin De Queljoe MSc saat dihubungi Komentar ke-marin. Hal senada juga di-ungkapkan oleh Pembantu Dekan III Fakultas Teknik, Ir Audie Rumayar MEng. “Untuk saat ini, pungutan Tuittion fFe belum diberlakukan di Fakul-tas Teknik,” ujarnya
sing-kat.(tr-04
|
|