|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
15 Februari 2008
|
|
Sulut Dijadikan Lokasi Kampus IIP
|
Tahun 2008 ini, Sulawesi Utara mendapatkan surprise dari Depdagri.
Ini terkait pembangunan kampus Institut Ilmu Peme-rintahan (IIP) sebagai peng-ganti IPDN. Kalau sebelum-nya Depdagri hanya mereko-mendasikan lima daerah di Indonesia untuk dibangun kampus IIP, akhirnya meng-alami perubahan menyusul turunnya tim dari Bandiklat Depdagri dan IPDN, yang me-lakukan kunjungan ke Sulut,
Kamis (14/02).
Tim ini secara khusus me-lakukan survei lokasi untuk kampus IIP. Ini pertanda salah satu IIP akan dibangun di daerah ini. Menyikapi hal ini, Sekretaris Daerah Pemprop Sulut, Drs Robby Mamuaja sangat merespons positif. Ma-lah untuk menjawab rencana tersebut, pemprop telah me-nyediakan dua lokasi yang dini-lai sangat tepat untuk dijadi-kan kampus kepamongpra-jaan, yakni di wilayah Kalasey atau Bandiklat, Minut (Maumbi).
“Dua lokasi ini mungkin sa-ngat strategis untuk dijadikan sebagai kampus IIP, terutama dari sisi luasannya. Namun de-mikian yang menentukan la-yak tidaknya lokasi tersebut, sepenuhnya tergantung dari hasil survei. Jadi kita tunggu saja,” ujar Mamuaja.
Diungkapkan Mamuaja, rencana pembangunan kam-pus IIP ini merupakan surprise bagi masyarakat Sulut. Pa-salnya, untuk wilayah timur Indonesia, Depdagri telah memutuskan pembangunan-nya di Makassar. Namun be-lakangan Sulut masuk target.
“Untuk pusat IIP sendiri, masih tetap berada di Jatina-ngor, sementara daerah hanya menjadi filial, termasuk Sulut tentunya,” ujarnya sembari me-nambahkan bahwa menyang-kut dana, pemprop akan ber-usaha untuk menyiapkannya.
Selanjutnya, dalam kunjungan yang dipimpin Drs Bambang Iswadji dari Bandiklat Depdagri itu, pemprop telah berdialog dengan tim, yang intinya adalah menyangkut kesiapan berikut tahapan-tahapan penting lain-nya yang berkaitan dengan pembangunan kampus. Di mana sebelumnya pada tanggal 1 Februari lalu, Mendagri telah melayangkan surat dengan Nomor 892.22/276/SJ, agar pem-prop dapat menyiapkan lokasi.
“Pembangunan kampus IIP ini merupakan implementasi dari pendidikan kepamongprajaan Depdagri. Dan jika hal ini te-realisasi maka daerah-daerah seperti Gorontalo, Ternate serta daerah lainnya yang masuk dalam kawasan timur Indonesia dapat menempuh pendidikan-nya di Sulut,” imbuhnya.(eda)
|
|