|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
15 Februari 2008
|
|
Proyek PLTA Poigar II direstui Menhut
SHS Optimis Krisis Listrik Sulut Teratasi
|
Upaya tak mengenal lelah Pemerintah Propinsi Sulut di bawah kepemimpinan Guber-nur Drs SH Sarundajang (SHS), agar krisis kelistrikan di Sulut bisa teratasi, mem-buah hasil. Berbagai hamba-tan dalam proyek penunjang ketersediaan listrik di daerah ini, mulai berjalan mulus. Sa-lah satunya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poigar II yang sempat berbenturan dengan hutan cagar alam.
‘’Menteri Kehutanan (Men-hut) sudah menyetujui pem-bangunan PLTA Poigar II. Se-hingga saya optimis, krisis listrik di Sulut bisa teratasi 2009 nanti,’’ ungkap Sarunda-jang saat melakukan lobi-lobi di Jakarta terkait pembangu-nan di Sulut dan persiapan penyelenggaraan World Ocean Conference 2009.
Sebelumnya, support terha-dap PLTA Poigar II, sudah di-lontarkan Komisi IV DPR RI. Seusai melakukan kunjungan lapangan, Komisi IV mendesak Departemen Kehutanan untuk menyetujui pembangunan proyek tersebut.
Ketua Tim Kunker Komisi IV, Ishartanto menilai pembangu-nan PLTA Poigar II dapat me-menuhi kebutuhan listrik di Sulut, sehingga krisis listrik dapat teratasi. Pembangunan PLTA Poligar II akan dilakukan di Desa Mokoban, Kecamatan Modoinding, Kabupaten Mina-hasa Selatan.
Lokasi pembangunan PLTA itu sendiri masuk hutan cagar alam termasuk hutan. Namun solusinya, menurut Komisi IV, adalah dengan pengalihan fungsi hutan cagar alam Poigar ke hutan produktif demi ke-pentingan masyarakat ba-nyak.
Dikatakannya, pembangu-nan PLTA Poligar II yang ber-kemapuan 32 Megawatt, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik di Sulawesi Utara, yang saat ini sedang mengalami krisis listrik ber-kepanjangan.
PLTA Poigar II ini sendiri jika sudah running bisa memasok kapasitas listrik 2 kali 30 me-gawatt.(zal)
|
|