|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
16 Februari 2008
|
|
Pertumbuhan Ekonomi Sulut Menggembirakan
|
Pertumbuhan ekonomi Su-lut cukup menggembirakan. Itu bisa dilihat dari kenaikan PDRB (Produk Domestik Re-gional Bruto) pada triwulan IV tahun 2007 sebesar 16,51 persen, dibanding triwulan III tahun 2007. Sedangkan di-banding triwulan yang sama di tahun 2006, juga menga-lami pertumbuhan 7,21 per-sen.
Sementara untuk perhitungan kumulatif pertumbuhan eko-nomi selama tahun 2007 diban-ding tahun 2006, meningkat sebesar 6,42 persen. Menurut Kepala Kantor BPS Sulut, Drs Djasa Bangun MSi, perekono-mian Propinsi Sulawesi Utara bila digambarkan perkemba-ngan PDRB atas dasar harga konstan 2000, pada triwulan IV tahun 2007 dibanding dengan triwulan sebelumnya (q-to-q), meningkat sebesar 16,51 per-sen. ‘’Peningkatan tersebut ter-jadi pada semua sektor eko-nomi.’’
Sektor pertanian misalnya, pada triwulan IV tahun 2007 tumbuh sebesar 6,84 persen setelah triwulan III tahun 2007 hanya mampu tumbuh 0,59 persen. Pertumbuhan sektor per-tanian ini didorong oleh pertum-buhan sub sektor tabama yang tumbuh sebesar 36,89 persen, sub sektor peternakan 21,99 persen dan kehutanan 13,96 persen. Kecuali sub sektor ta-naman perkebunan yang hanya bersifat musiman, dan sub sektor perikanan menurun, masing-masing –15,63 persen dan –0,39 persen.
Sementara sektor ekonomi lainya yang juga tumbuh positif pada triwulan IV tahun 2007 berdasarkan perbandingan tri-wulan sebelumnya adalah sek-tor pertambangan dan pengga-lian yang tumbuh 14,72 persen, sektor industri pengolahan 6,06 persen, sektor listrik, gas dan air bersih 8,11 persen, sektor ba-ngunan tumbuh 11,60 persen. Selanjutnya, sektor perdaga-ngan, hotel dan restoran juga meningkat 35,22 persen.
Sementara itu, sektor peng-angkutan dan komunikasi juga mengalami pertumbuhan ter-tinggi dibanding sektor ekonomi lainya yang mampu mencapai kenaikan hingga 49,76 persen. Sedangkan untuk sektor ke-uangan, persewaan dan jasa pe-rusahaan dan sektor jasa-jasa masing-masing tumbuh sebesar 6,50 persen dan 7,45 persen.
Selanjutnya untuk PDRB Su-lut pada triwulan IV tahun 2007 dibanding triwulan yang sama tahun 2006 (yoy) malah tumbuh sebesar 7,21 persen . Sektor per-tanian meningkat 7,22 persen, sektor pertambangan dan penggalian 7,94 persen, sektor industri pengolahan 8,18 persen, sektor listrik, gas dan air bersih 6,58 persen, sektor bangunan 8,43 persen, sektor perdagangan hotel dan restoran 8,52 persen, sektor angkutan dan komunikasi 7,22 persen, sektor keuangan, perusahaan dan jasa perusahaan 8,03 per-sen, sisanya sektor jasa-jasa sebesar 3,37 persen.
Seperti diketahui, laju pertum-buhan PDRB merupakan salah satu indikator ekonomi yang menunjukkan kenaikan atau penurunan produk yang diha-silkan dalam kurun waktu ter-tentu secara keseluruhan.
Laju pertumbuhan ekonomi dapat diketahui dari penyajian PDRB atas harga konstan. Makin tinggi kenaikan PDRB, makin tinggi pula pertumbuhan ekonomi, demikian juga seba-liknya, bila PDRB suatu dae-rah mengalami penurunan maka pertumbuhan ekonomi daerah tersebut juga menu-run.(wel)
|
|